28 Desember 2013
TETAPLAH BERDOA. Roma 12:12, “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan
bertekunlah dalam DOA!” Kolose 4:2, “Bertekunlah
dalam DOA dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.” 1
Tesalonika 5:17, “Tetaplah BERDOA.”
Masihkah hari-hari ini BERDOA menjadi pilihan utama & bukan alternatif
terakhir bagi kita? Sudahkah kita MENYEDIAKAN waktu setiap hari untuk BERDOA
melalui Saat Teduh Pribadi kita??
Dan bukan MELUANGKAN waktu untuk berkomunikasi denganNya / BERDOA bila... hanya
membutuhkanNya??
Respon 1
28 Desember 2013 /
Sabtu. Dalam Sekolah Iman. Matius 16:6-12. Yesus menghabiskan banyak waktu-Nya
untuk membangun iman para murid-Nya sebab Ia tahu bahwa hal itu akan sangat
penting untuk tugas-tugas mereka di masa depan. Terkadang Kristus memakai
instruksi lisan, namun banyak pelajaran yang diajarkan melalui demonstrasi. Ia
menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, memberi makan ribuan orang, dan
menenangkan lautan. Pelatihan mereka bahkan mencakup ujian yang menyingkapkan
apakah mereka sungguh percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Terkadang pemahaman
para murid begitu lamban atau bimbang, namun Kristus tidak pernah menyerah atas
mereka. Ia menegur mereka saat mereka menunjukkan ketidakpercayaan (Markus
4:40), akan tetapi juga memuji tanda-tanda kemajuan mereka (Matius 16:15-17).
Tujuan-Nya adalah membangun iman mereka dengan teguh sehingga Ia dapat
menyelesaikan pekerjaan-Nya di dalam dan melalui mereka. Setelah kenaikan-Nya,
Ia memerintahkan para murid-Nya untuk menyebarkan injil keselamatan hingga ke
ujung dunia. Tanpa iman, mereka pasti gagal. Tuhan pun memiliki tujuan yang
sama bagi kita -- meningkatkan iman kita supaya kita dapat melakukan pekerjaan
yang Ia telah rancangkan bagi kita. Bila iman kita kuat, Ia akan mempercayakan
kepada kita berbagai tantangan dan menyelesaikan hal-hal yang luar biasa
melalui kita. Membangun iman adalah hal yang penting dalam kehidupan orang
percaya, dan Allah memiliki dua alat utama untuk melakukannya. Alkitab memberitahu
kita apa yang kita harus percayai tentang Dia, dan ujian-ujian akan menempatkan
kita pada situasi yang sulit yang akan membuat kita semakin percaya dan
bergantung pada Tuhan dan bukan pada pemahaman kita sendiri. Setiap kali kita
percaya kepada-Nya, iman kita bertumbuh.- SH.
Respon 2
Syalom. Amin... “Tetapi
setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas
orang-orang yang takut akan Dia.” (Mazmur 103:11). Terima kasih Ibu Siu,
selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu & Keluarga.
Respon 3
Bacaan: Matius
6:25-34. Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan
sehasta saja pada jalan hidupnya? (Matius 6:27) Manakala Tuhan meminta kita
untuk tidak khawatir, bukan berarti Dia hendak menyingkirkan begitu saja semua
masalah dalam hidup kita. Masalah akan senantiasa ada selama kita masih hidup
di dunia ini. Namun, saat masalah itu hadir, Tuhan meminta kita untuk
mengalihkan fokus pandangan dari kekhawatiran menuju pada Kristus Sang
Pemelihara Hidup (Matius 6:33-34). Dengan demikian, kita dapat kembali
menikmati sukacita hidup di dalam Tuhan. Kekhawatiran membelokkan fokus kita
dalam menjalani hidup. Kekhawatiran membuat masalah yang kita hadapi terasa
lebih berat dan sulit diselesaikan. Kekhawatiran membuat kita lemah dan tak
berpengharapan. Tuhan ingin kita mengarahkan pandangan kepada Kristus Sang
Pemelihara Hidup, bahkan tatkala di tengah masalah yang besar. JANGAN BIARKAN
KEKHAWATIRAN MEREBUT SUKACITA HIDUP DI DALAM TUHAN. Tuhan Memberkati.
Respon 4
RENUNGAN PAGI. Sabtu,
28 Desember 2013. “Apabila engkau bernazar kepada TUHAN, Allahmu, janganlah
engkau menunda-nunda memenuhinya, sebab tentulah TUHAN, Allahmu, akan
menuntutnya dari padamu, sehingga hal itu menjadi dosa bagimu.” (Ulangan 23:21)
Tuhan, tolong ingatkan aku. Mungkin awal tahun ini atau akhir tahun lalu aku
punya janji untuk-Mu yang belum aku penuhi. Tinggal empat hari lagi TUHAN tahun
ini berakhir. Aku tak mau berhutang pada-Mu. Karena aku tahu, ENGKAU pun selalu
penuhi janji-Mu. Aku mau penuhi apa yang sudah menjadi nazar-ku. Bantu aku
mengingatnya TUHAN. Sekiranya ada yang aku lupakan. Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment