Thursday, 5 December 2013

5 Desember 2013



05 Desember 2013
Matius 2:10, “Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.” Sebagai orang percaya, seharusnya kita menjadi orang yang sangat bersukacita, sebab kita bukan saja membaca tentang keselamatan oleh sang Raja itu melalui Alkitab tetapi kita merasakan / menerima keselamatan itu sendiri! Jangan biarkan sukacita itu hilang karena beratnya kehidupan kita. Bagaimana dengan kita? Apakah kita masih tetap bersukacita ketika ada masalah??

Respon 1
‘Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai. Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.’ (Mazmur 92:5-6) Meskipun tidak tahu yang akan terjadi di masa depan kita tetapi kita tahu siapa yang pegang masa depan kita. Bright future!

Respon 2
​​RENUNGAN SUBUH. Kamis, 5 Des 2013. Mengucap syukur merupakan tindakan terbaik, karena Tuhan setia untuk menjagai kita. 2 Tesalonika 3:3, ‘Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu.’ Melalui ayat diatas, apakah kita telah mengucap syukur? Selamat pagi.

Respon 3
Ada Yesus dalam hidup kita, itu sudah lebih dari cukup (#perspektif).

Respon 4
Amin Bu... Tinggal dalam Yesus dan berjalan bersamaNya J

Respon 5
Syalom. Amin... “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” (Lukas 2:14). Terima kasih Ibu Siu, selamat berkarya, TUHAN YESUS memberkati Ibu & Keluarga.


Respon 6
RENUNGAN PAGI. Kamis, 05 Desember 2013. “Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: ‘Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.’ Tetapi Yesus berkata kepada mereka: ‘Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.’” (Matius 14:15-16) Mungkin kita senang melayani pekerjaan Tuhan, kita senang banyak orang percaya pada-Nya. Mungkin kita senang ‘gereja kita’ penuh, terjadi ‘penuaian’ beribu laksa. Namun, adakah keseriusan yang sama saat kita harus ‘memberi makan’ mereka? Saat harus memberi perhatian kepada mereka? Saat harus mengunjungi mereka? Saat harus memberi ‘bantuan’ kepada mereka? Adakah keseriusan yang sama saat harus menegor mereka? Saat harus meluruskan langkah mereka? Tuhan Yesus Memberkati.

Respon 7
1 Timotius 4:8, ‘Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.’ Oleh karenaa itu saudara / saudariku terkasih. Janganlah kita anggap sepele waktu-waktu ibadah kita, karena dalam ibadah ada perkataan Tuhan dan dalam perkataan Tuhan itu mengandung perintah dan janji yang bukan hanya untuk hidup badani saja tapi untuk Roh kita… Good nite... YBU.. 

No comments:

Post a Comment