26 Desember 2013
Tujuan Urapan ROH KUDUS. (Kisah Para Rasul 1:4-5, 8, “Pada suatu hari ketika Ia makan
bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan
menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang —
demikian kata-Nya — ‘telah kamu dengar dari pada-Ku. Sebab Yohanes
membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh
Kudus.’ Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu,
dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria
dan sampai ke ujung bumi.” 1. Apa yang
dilarang oleh Yesus & apa yang diperintahkan kepada murid-muridNya untuk
dilakukan? (Ayat 4-5) 2. Apa yang terjadi pada saat murid-murid (termasuk kita)
menerima Pencurahan ROH KUDUS? (Ayat 8) Tujuan Urapan Roh Kudus adalah supaya
kita menjadi Gereja Kesaksian yang mendemontrasikan kesaksian hidup di komunitas
kita, mulai dari Yerusalem (market place kita), Yudea (provinsi kita), Samaria (suku-suku
yang belum terjangkau diluar Indonesia). Roh Kudus baru bekerja dahsyat di
dalam dan melalui kita, bila kita memberitakan Injil & membangun Rumah Tuhan di keempat area tersebut!Amin.
Respon 1
“Sebab Kristus bukan
masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran
saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap
hadirat Allah guna kepentingan kita”. Sungguh kita bersyukur, atas apa yang
dilakukan Kristus Yesus di sorga dan menjadikan kita yang percaya begitu
penting dan berharga dihadapan Allah Bapa, pemilik sorga. Semuanya dilakukanNya
agar kita menjadi warga Kerajaan Sorga. Haleluya..!!
Respon 2
Syalom. Amin... “Maka
datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: ‘Inilah
Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.’” (Markus 9:7). Terima kasih Ibu Siu, selamat
beraktivitas, TUHAN memberkati Ibu & Keluarga.
Respon 3
Lilin Natal telah
bersinar, lagu Gloria berkumandang di mana-mana, namun tiada kata seindah maaf,
tiada sapa seidah salam, tiada kasih yang sempurna selain Kasih Yesus. Jika
tangan tak sempat berjabatan, semoga hati saling memaafkan. “Merry Christmas”.
Semoga sukacita Natal menjadi kebahagiaan kita semua. Keluarga Besar KANETY, Ambon.
No comments:
Post a Comment