Saturday, 7 September 2013

7 September 2013



07 September 2013
Bapa dari Bangsa Pilihan TUHAN. Kejadian 28:14, “Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” Tuhan memilih Yakub sebagai Bapa Bangsa bukan tanpa alasan, IA menetapkan Yakub berdasarkan kemurahan hatiNya karena Tuhan mengetahui siapa yang layak untuk menerima janjiNya. Ibrani 12:16, “Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.” Seseorang akan dihormati jika menghargai pemberian seseorang, tetapi akan diabaikan bila meremehkan pemberian / hadiah tersebut. Amin! Sudahkah saudara menghargai hadiah “keselamatan” atau “anugerah” yang sudah Tuhan berikan kepada kita?

Respon 1
Bersyukurlah karena kamu tidak memiliki semua yang kami inginkan, sebab jika kamu memiliki semuanya, apalagi yang hendak diperjuangkan? Bersyukurlah saat kamu tidak mengetahui sesuatu, sebab itulah yang member kesempatan kepadamu untuk terus belajar. Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang kamu hadapi, sebab selama itulah kamu tumbuh menjadi lebih dewasa. Jika kamu memiliki satu alasan untuk mengeluh, maka ternyata ada seribu alasan untuk bersyukur dan berdoa setiap hari.

Respon 2
RENUNGAN PAGI. Yohanes 11:14-15, “Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: Lazarus sudah mati; tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya.” BELAJAR PERCAYA. Hidup adalah belajar. Setiap saat kita dituntut untuk terus belajar dan belajar. Belajar tentang kehidupan tidak ada batasnya karena akan selalu terjadi sepanjang nafas kehidupan masih ada. Semua hal harus menjadi pelajaran kita, baik tentang pendidikan, tentang kehidupan, tentang iman kita kepada Tuhan. Adakalanya kita diajar agar bisa lebih percaya lagi kepada Tuhan melalui kehidupan yang ada. Mungkin kepahitan hidup membuat kita menangis, tapi ketahuilah hal itu agar kita dapat melihat bahwa Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan. Mungkin penyakit membuat kita menderita, tapi ketahuilah bahwa hal itu akan membuat kita semakin percaya bahwa Tuhan bisa menyembuhkan. Mungkin karir pekerjaan kita jatuh, tapi ini adalah sebuah pelajaran yang akan membuat kita yakin bahwa Tuhan bisa mengangkat kita dengan luar biasa. Seperti Maria dan Marta serta murid-murid lainnya diajar. Tuhan melalui kebangkitan Lazarus dari kematian membuat orang banyak semakin percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, demikianlah dengan kehidupan kita. Iman kita akan terus diajar sampai akhir hayat kita dengan tujuan agar kita semakin percaya kepadaNya. Mari kita mau belajar melalui peristiwa-peristiwa di sekeliling kita bahwa semuanya adalah untuk mendatangkan kemuliaan Tuhan. Kasih karunia Tuhan menyertai kita semua. Amin. Selamat pagi, TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Respon 3
RENUNGAN PAGI. Sabtu, 07 September 2013. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu (Matius 6:9). Lalu siapa yang akan menguduskan namaNya? Orang lainkah? Tuhan sendirikah? Atau kita? Adakah? Adakah ucapan kita, perbuatan kita, sikap kita? Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment