16 September 2013
Mendikte atau Memohon.
Yesaya 55:8, “Sebab rancangan-Ku bukanlah
rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.”
Yeremia 29:11, “Sebab Aku ini mengetahui
rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman
TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk
memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Baca: Bilangan 20:2-12.
Saat kita memohon pertolonganNya, kita PERCAYA kepadaNya tanpa harus mendikte
cara kerjaNya dengan pikiran-pikiran kita! Dan BERSEDIA melakukan apapun yang
DIPERINTAHKANNYA. Inilah SIKAP yang akan membawa kita kepada KEMENANGAN di
dalam DIA. Marilah kita belajar untuk tidak hanya tahu MEMINTA pertolonganNya,
tetapi juga mau TAAT kepadaNya. Sebab cara Tuhan adalah CARA yang penuh kebijaksanaan
dan kasih, amin.
Respon 1
Ya amin! Mencari Tuhan dalam kehidupan. Kejadian 1:27-28.
Dalam hidup sehari-hari, kita tak luput juga mengalami “kerusakan” artinya ada
saja masalah dalam keluarga kita, baik kita sendiri maupun anak-anak kita. Masalah
mencukupi kebutuhan sehari-hari, masalah rumah tangga, anak-anak kita, masalah
penyakit dan masalah lain-lain. Manusia hidup, tak terkecuali seorang Kristen
pun tak luput dari masalah kehidupan seperti itu. Lalu kepada siapa kita harus
menyerahkan “kerusakan” kehidupan tersebut? Ketikan kita cukup sulit menghadapi
“kerusakan”, dalam hidup sebuah kebenaran sebenarnya telah ada dan tersedia
untuk kita sebagai jawabannya, kebenaran itu adalah manusia diciptakan sesuai
dengan gambar dan rupa Allah serta Dia memberkati hasil ciptaanNya (Kej
1:27-28). Datang kepada Tuhan adalah sebuah langkah tepat ntuk memperbaiki
segala bentuk “kerusakan”. Sebuah solusi yang sangat sederhana. Selamat berhari
Senin. Jbu.
Respon 2
Shalo, thank you Siu, I’m so blessed today. Gbu.
Respon 3
“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan,
melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.” (2 Timotius
1:7) Terus bergerak dan maju bersama dengan kekuatan kasihNya. Tuhan besertamu!
No comments:
Post a Comment