27 September 2013
SEMANGAT PEMBELAJAR.
Amsal 1:5, “baiklah orang bijak mendengar
dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan
pertimbangan.” Amsal 4:7, “Permulaan
hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah
pengertian.” Bagi sebagian orang, bahkan kebanyakan orang, khususnya di
Indonesia, MEMBACA adalah pekerjaan
yang TIDAK MENYENANGKAN, terutama bagi kaum wanita. Bagaimana kita bisa
meningkatkan kapasitas diri kita? Yaitu dengan mengembangkan wawasan kita dan
salah satu cara yang sangat efektif untuk menambah wawasan kita adalah dengan
banyak MEMBACA. Alkitab mengajar kita agar senantiasa menuntut ilmu, menambah
pengetahuan, serta mencari HIKMAT &
PENGERTIAN untuk kehidupan yang lebih baik. Adakah kita sudah menjadi
“orang percaya” yang SUKA BELAJAR
yang mau terus BELAJAR lewat pembacaan buku-buku pengetahuan maupun membaca
firmanNya? Seorang pemimpin disegani bukan karena kekuatannya atau kekuasaan
yang dimilikinya, tetapi ia disegani bila ia memiliki HIKMAT yang BENAR dalam
setiap tindakannya. Tetap mau belajar atau dengan suka membaca.
Respon 1
Syalom. Amin… “Sekiranya engkau memperhatikan
perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak
pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti
gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.” (Yes 48:18) Terima kasih
Ibu Siu, selamat pagi dan selamat beraktivitas. TUHAN memberkati.
Respon 2
Shalom, pagi Siu. Thank you sudah menjadi teladan buatku,
segala jerih lelahmu untuk keluarga, untuk pekerjaan TUHAN, TUHAN memberkati
hidupmu dan keluargamu, pekerjaanmu, pelayananmu, tetap berkarya bagi
kemuliaanNYA, amin JBU J
Respon 3
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan
memerdekakan kamu. (Yoh 8:32) Sebagaimana BBM, Android, iPhone, dll perlu
di-upgrade, terlebih hidup kita juga perlu di-upgrade dengan firman supaya
fungsinya menjadi lebih baik dan mendapat hal-hal baru.
Respon 4
RENUNGAN PAGI. Jumat, 27 September 2013. Selanjutnya Allah
berfirman kepada Abraham: Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia
lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya. Aku akan memberkatinya, dan dari
padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku
akan memberkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja
bangsa-bangsa akan lahir dari padanya. (Kejadian 17:15-17) Lalu tertunduklah
kita dan tertawa, serta berkata dalam hati kita: masih mungkinkah Tuhan
menolong kita? Kita renungkan berapa kali kita tertawakan janji Tuhan dan
berapa kali kita ditertawakan iblis karena kita berhasil ditipunya. Berapa kali
kita lebih percaya pada tipuan iblis dari pada janji Tuhan? Saat ini mungkin
ada masalah dalam hidup kita, mau ke manakah kita? Dengan cara apakah kita akan
menghadapinya? Lebih dalam lagi, dengan “siapakah” kita lebih percaya untuk
bersama-sama mengatasi masalah itu. Mazmur 91:1-2, “Orang yang duduk dalam
lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan
berkata kepada TUHAN: Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku,
yang kupercayai.” Tidak peduli di manapun kita berada, bagaimana keadaan kita,
siapapun diri kita, atau siapa yang sedang memusuhi kita, Tuhan akan menjagai
kita dan membawa kita ke tempat yang aman dan nyaman jika kita tetap hidup
dalam kehendakNya. Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment