Wednesday, 25 September 2013

25 September 2013



25 September 2013
Memperbesar TARGET (2 Raj 4:1-7). Ilustrasi yang ingin disampaikan melalui firman Tuhan pagi ini adalah punyailah PRINSIP BEJANA atau target yang besar dalam hidup ini. Sekalipun mungkin akan gagal berkali-kali di dalam mencapainya, tetapi yakinlah bahwa bila bejana / target saudara makin kecil maka saudara akan mendapat sedikit, jika target saudara besar maka saudara akan mendapat banyak. Dan percayalah MukjizatNya masih BERLAKU / ADA sampai saat ini bahkan sampai selama-lamanya bagi kita yang percaya kepadaNya, amin! Tetap punyai target yang BESAR. BIG VISION, BIG HEART, BIG PROJECT, & BIG MIRACLE.

Respon 1
RENUNGAN PAGI. Kamis, 25 September 2013. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan. (Mazmur 107:1-2) Apakah kita ini umat tebusanNya? Apakah kita merasakannya? Apakah kita menyadarinya? Bahwa kita telah ditebus dari kuasa yang menghimpit kita, dari kuasa yang menyesakkan kita. Tetapi sudahkah kita saksikan, kita katakan kebaikan Tuhan, kasih Tuhan, kesetiaan Tuhan kepada semua orang dan bersyukur kepadaNya. Tuhan Yesus memberkati.

Respon 2
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." (Lukas 10:41-42) Seringkali kita seperti Marta yang terlalu sibuk dengan banyak perkara, membuat kuatir dan menyusahkan diri. Satu saja yang perlu untuk dapat bagian yang terbaik yaitu duduk di bawah kakiNya dan mendengar perkataan Tuhan.

Respon 3
ROHANI YANG HIDUP (1 Sam 26:1-25). Kerohanian yang hidup ditandai dengan memiliki “teachable spirit”. Ditandai dengan sikap hati yang mudah diberitahu, tidak bebal telinga. Orang yang memiliki teachable spirit dapat melakukan self-reflection. Daud memberikan teladan yang luar biasa yang dapat menjadi contoh bagi kita pada hari ini. Berkali-kali Saul berbuat jahat kepada Daud tetapi Daud tidak pernah membalasnya. Daud masih mengingat Tuhan dalam responnya terhadap orang yang menjahati dirinya. Ini adalah tanda bahwa rohani Daud adalah rohani yang hidup, rohani yang selalu bergantung dan berelasi dengan Tuhan. Saat menghadapi jahatnya kehidupan, adakah kerohanian Anda hidup di hadapan Tuhan? Apa yang akan Anda lakukan jika diperlakukan dengan jahat? Ingatlah Daud dan jadikan teladan hidup Daud di dalam kehidupan kita, amin.

Respon 4
Ya amin! Tuhan membangkitkan sekelompok orang untuk merealisasikan rencana Tuhan terjadi (Yes 61:3-6; Matius 6:33). Hanya anak Tuhan yang berhak melayani Tuhan, karena anak tidak mendapat gaji tetapi mendapat warisan. Ketika kita menerima karunia sulung Roh, kita harus berfokus pada rencana Tuhan dengan sikap hati yang terbuka. Sebagai anak, kita harus berhati-hati dengan roh ketersinggungan, karena tersinggung adalah benih akar diri pemberontakan. Carilah dahulu kerajaan Tuhan dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan, amin! Jbu.

No comments:

Post a Comment