Thursday, 5 September 2013

5 September 2013



05 September 2013
Cinta & Ketegasan. Kejadian 30:1-2, “Ketika dilihat Rahel, bahwa ia tidak melahirkan anak bagi Yakub, cemburulah ia kepada kakaknya itu, lalu berkata kepada Yakub: Berikanlah kepadaku anak; kalau tidak, aku akan mati. Maka bangkitlah amarah Yakub terhadap Rahel dan ia berkata: Akukah pengganti Allah, yang telah menghalangi engkau mengandung?” (lh. Markus 6:21-28) Seringkali kita tidak dapat bersikap TEGAS sekalipun untuk kebenaran, terutama saat berhadapan dengan dalih takut menyakiti hati mereka, padahal sikap TEGAS sangat diperlukan yaitu ketika seseorang melakukan sesuatu yang menyimpang dari kebenaran. Bersikap TEGAS tidak harus kasar, bersikap TEGAS bukan karena benci. Bersikap TEGAS karena memang ada hal tertentu yang harus dipatuhi. TEGAS dengan dasar SIKAP yang BIJAK, bukanlah kekejaman. Sedangkan , KEJAM itu bukanlah bukti KETEGASAN! Amin.

Respon 1
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6). Tuhan tidak mau engkau takut dan khawatir. Setiap kali engkau takut, khawatir akan apapun juga, Tuhan mau supaya dalam segala hal keinginanmu dinyatakan dalam doa dan permohonan kepada Allah dengan ucapan syukur. Biar damai sejahtera Allah memerintah dalam hatimu!

Respon 2
Ya amin! Dari bacaan Mazmur 16:1-11 menunjukkan bagaimana Daud mengalami atau memiliki kebahagiaan yang sejati itu, hal itu begitu jelas terlihat dari apa yang ditulis oleh Daud dalam Mazmur itu, dan dari tulisan Daud ini kita bisa melihat dan belajar bagaimana dan seperti apa memiliki kebahagiaan sejati dari setiap orang yang percaya kepada Tuhan, sebagaimana yang dialami oleh Daud. Kita terima dari Mazmur Daud ini yaitu bagaimana menerima atau bagaimana kebahagiaan sejati itu terekspresikan dalam kehidupan orang yang sungguh percaya kepada Tuhan. Karena itu marilah kita umat Tuhan, hiduplah senantiasa memiliki sukacita dalam hidup ini, amin! Selamat malam, haleluya.

Respon 3
Syalom. Amin… “Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!” (Mazmur 3:6) Terima kasih untuk motivasi firman Tuhan, selamat beristirahat, TUHAN selalu menjaga Ibu Siu dan keluarga.

No comments:

Post a Comment