Tuesday, 10 September 2013

10 September 2013



10 September 2013
KETEGUHAN SEBUAH PRINSIP. Daniel 3:17, “Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja.” Kebesaran seorang manusia dinilai dari kemampuannya membuat KEPUTUSAN HIDUP yang TEPAT, MEMEGANGnya dan dengan TEGUH dan siap menerima segala KONSEKUENSI yang mungkin timbul dari keputusannya itu! KETEGUHAN prinsip Sadrakh, Mesakh, Abednego membuktikan bahwa Allah menyertai mereka di dalam dapur api sehingga mereka tidak terluka sedikitpun. Daniel 3:24-25, “Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya: Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu? Jawab mereka kepada raja: Benar, ya raja! Katanya: Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!” Adakah kita anak-anak Tuhan yang memegang PRINSIP yang kita punya sesuai dengan kebenaran firmanNya? Resiko pasti ada, tetapi jauh lebih mulia jika kita lebih takut kepada Tuhan daripada manusia!

Respon 1
“Tetapi jawab Tuhan kepadaku: Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” (2 Korintus 12:9) Kata KELEMAHAN mucul 2 kali yang artinya KETIDAKMAMPUAN. Tuhan berkata KUASA KRISTUS atau ANUGERAH-NYA sempurna / optimal dalam hidupmu ketika engkau LEMAH / TIDAK MAMPU. Kita perlu kuasaNYA ialah anugerahNYA.

Respon 1
Syalom. Amin. “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa.” (Yesaya 42:6) Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas, TUHAN memberkati Ibu Siu dan keluarga.

No comments:

Post a Comment