Saturday, 14 September 2013

14 September 2013



14 September 2013
Comfort Zone. Yesaya 40:31, “tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Jangan pernah takut “keluar dari zona nyaman kita” karena DIA akan memberi KEKUATAN BARU bagi kita yang “menanti-nantikannya”! Amin.

Respon 1
RENUNGAN PAGI. Sabtu, 14 September 2013. “Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.” (Mazmur 57:3) Saat kita punya masalah, saat kita terdesak, adakah kita masih ingat untuk berseru kepada Allah? Atau mungkin kita ingat, kita berseru kepada Allah? Namun apakah kita percaya? Bahwa Dia juga akan menyelesaikannya? Tuhan Yesus memberkati.

Respon 2
Seseorang telah menuliskan kata-kata indah ini. Cobalah ambil sedikit untuk mengerti maksudnya. 1) Doa bukanlah “ban serep” yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi “kemudi” yang menunjukkan arah yang tepat. 2) Kenapa kaca depan movil sangat besar dan kaca spion begitu kecil? Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah. 3) Pertemanan itu seperti sebuah buku. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya. 4) Semua hal dalam hidup adalah sementara. Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak ada bertahan selamanya. Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama. Teman lama adalah emas! Teman baru adalah berlian! Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan luapakan emas! Karena untuk mempertahankan sebuah berlian, kamu selalu memerlukan dasar emas. 6) Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata: “Tenang sayang, itu hanyalah belokan, bukan akhir!” 7) Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNya; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu. 8) Seorang buta bertanya pada Tuhan: apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata? Tuhan menjawab: ya ada! Kehilangan IMAN dan visimu, serta kepesimisan yang ada pada diri seseorang! 9) Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, ddan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu. 10) Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.

Respon 3
The Power of Giving. “Sesungguhnya lebih berbahagia member daripada menerima, karena ada keajaiban di balik ‘memberi’, suatu rahasia yang hanya diketahui orang yang berjiwa besar.” Dokter Allah Kuts mengadakan penelitian dan mengambil kesimpulan, ‘memberi atau menolong orang lain, dapat mengurangi rasa sakit, rasa stress serta meningkatkan endorphin dan kesehatan.’ Prof. David Mc Clelland mengatakan: ‘melakukan sesuatu yang positif terhadap orang lain, akan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sebaliknya orang yang kikir akan mudah terkena penyakit.’ Mengapa demikian? Karena orang kikir biasanya cinta uang (bila uangnya sedikit ia akan stress, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang akan mengurangi kekebalan tubuh. Memberi dapat memperpanjang usia. James Hous menyimpulkan, ‘menolong orang lain secara sukarela akan meningkatkan kebugaran tubuh.’ Rockerffeler adalah orang kaya yang tidak bahagia dan sulit tidur, dokter memvonis hidupnya tidak akan lama, lalu Rockerffeler mengubah pola hidupnya dengan cara menolong kaum papa dan orang miskin. Apa yang terjadi? Kesehatannya membaik dan berlawanan dengan perkiraan dokter, ia hidup sampai usia 96 tahun sebagai ahli filantropi dan dermawan yang terkenal. Memberi mendatangkan kebahagiaan yang luar biasa, ketika mengulurkan tangan untuk menolong sesama dan berbagi dengan kehidupan mereka, maka akan merasakan kebahagiaan yang mendalam, hidup jauh lebih berarti ketika member. Have a great day with giving the best.

Respon 4
Syalom. Amin… “Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.” (1 Korintus 2:12) Terima kasih Ibu Siu, selamat malam dan selamat beristirahat. Kiranya TUHAN senantiasa memberkati Ibu dan keluarga.

No comments:

Post a Comment