03 September 2013
CINTA SEJATI.
Kejadian 29:18, “Yakub cinta kepada
Rahel, sebab itu ia berkata: Aku mau bekerja padamu tujuh tahun lamanya untuk
mendapat Rahel, anakmu yang lebih muda itu.” Kekuatan cinta akan benar-benar teruji kemurniannya
pada saat pasangan tersebut menghadapi persoalan yang berat. Mampukah kita
memperjuangkan cinta sejati kita hingga maut memisahkan? Ataukah kita akan
menyerah? Dan akhirnya memilih mundur? Cinta sejati bukan ketika kita
mengungkapkannya tapi ketika kita mempertahankannya! “Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat
menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta bendanya untuk cinta, namun
ia pasti akan dihina.” (Kidung Agung 8:7). Miliki keteguhan hati dan
berkomitmenlah dengan cinta sejati saudara!
Respon 1
Ketika engkau mengalami KESULITAN Tuhan berkata: “Sebab bagi
Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37) Ketika engkau LEMAH Tuhan berkata:
“Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku
menjadi sempurna.” (2 Korintus 12:9) Ketika engkau KEKURANGAN Tuhan berkata: “Allahku
akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam
Kristus Yesus.” (Filipi 4:19) Ketika engkau SAKIT, Tuhan berkata: “…oleh
bilur-bilur-Ku engkau menjadi sembuh.” “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam
Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.” (Efesus 6:10).
Respon 2
Syalom. “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku,
maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan
kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak
pernah berhenti.” (Yesaya 48:18). Selamat sore, TUHAN memberkati Ibu dan
keluarga.
No comments:
Post a Comment