Wednesday, 11 September 2013

11 September 2013



11 September 2013
“Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: ‘Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.’ ‘Sungguh,’ kata Roh, ‘supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.’” (Wahyu 14:13) Perjalanan kita di dunia ini tidak sia-sia karena firman Tuhan telah memberikan kita jaminan bahwa setiap usaha jerih payah kita di dunia ini akan ada upahnya. Memang Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa perjalanan hidup kita akan mulus-mulus saja. Tetap ada tantangan, cobaan bahkan mungkin penderitaan. Semuanya itu merupakan bagian integral dari perjalanan kita menuju surga. Oleh sebab itu jangan putus asa, yang penting ketekunan, ketaatan serta iman di dalam Yesus Kristus akan membawa kita kepada kepastian hidup yang kekal. Wahyu 14:12, “Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.”

Respon 1
Penjagaan dan pemeliharaan Allah luar biasa dengan bukti selalu member pertolongan di saat kita berseru pada-NYA. Mazmur 18:7, “Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.” Amin. Selamat pagi, Tuhan memberkati.

Respon 2
“…yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.” (Yudas 1:4) Anugerah TUHAN yang kita terima bukanlah sebuah kesempatan untuk kita hidup sembarangan. Milikilah sikap hidup yang mencerminkan sebagai pengikut Kristus agar Bapa di sorga dimuliakan. Jangan membuat sia-sia kasih karuniaNya.

Respon 3
Syalom. Amin… “Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka akupun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.” (1 Tawarikh 29”17) Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas kiranya TUHAN selalu memberkati Ibu dan keluarga.

No comments:

Post a Comment