Monday, 23 September 2013

23 September 2013



23 September 2013
JANGAN TERBURU-BURU. Amsal 21:5, “Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.” Amsal 22:3, “Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.” Sebagai Pemimpin di dalam Kristus, kita harus berhati-hati di dalam mengambil keputusan. Libatkan Tuhan selalu di dalam setiap mengambil keputusan, sehingga keputusan yang kita ambil sesuai dengan kehendakNya. Sudahkah kita sebagai “pemimpin” saat mengambil keputusan adalah keputusan yang tepat sesuai dengan kehendakNya?

Respon 1
RENUNGAN PAGI. Senin, 23 September 2013. Roma 2:9-10, “Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat, pertama-tama orang Yahudi dan juga orang Yunani.” Sering kita lihat orang hidup jahat, hidupnya kelihatan berhasil, diberkati berlimpah-limpah seolah-olah tidak ada masalah menghampiri mereka dan hati kita mulai terusik, iman mulai luntur. Buat apa kita terus berbuat baik, sedangkan yang jahat tidak kenapa-kenapa. Kita mulai bertanya dan menuduh. Tuhan, Engkau tidak adil, pantaskah? Saudaraku, jangan pernah berburuk sangka pada Tuhan, terus hidup dengan hati yang tulus, jangan terpengaruh dengan apa yang mata kita lihat karena menyebabkan kita tinggalkan apa yang baik yang harus kita lakukan, mengotori hati dan iman kita. Firman Tuhan berkata, penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup berbuat jahat. Pertama-tama berlaku bagi orang percaya dan nantinya bagi semuanya. Tetapi kemuliaan, kehormatan, damai sejahtera, damai sejahtera akan diperoleh semua yang berbuat baik. Pertama-tama bagi orang percaya dan nantinya bagi semuanya. Mengapa harus memilih untuk berbuat jahat sedangkan ada upah yang akan disediakan nanti sesuai dengan perbuatan kita. Tuhan Yesus memberkati. Happy day. God bless you.

Respon 2
“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” (Roma 1:16) Inji atau kabar baik adalah KEKUATAN Allah yang menyelamatkan bukan hanya ketika mati masuk sorga, menyelamatkan yang artinya juga menyembuhkan, melindungi, dan membebaskan, dll. Tanpa kabar baik, tidak ada kuasa Allah.

Respon 3
Terima kasih Ai renungannya, hari ini bakal lebih tanya Tuhan untuk keputusan yang Peter ambil Ai. Jesus bless Ai dan family.

Respon 4
Senin, 23 September 2013. Bacaan: Matius 16:24-26, setahun: Amos 6-Obaja 1. Nats: Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Matius 16:24) CINTA DAN PENGORBANAN. Selamat sepuluh tahun menikah, Nia tidak mencintai suaminya. Ia marah, karena mereka dijodohkan. Sebaliknya, Anto memberikan yang terbaik untuk istrinya. Ia bangun pagi, menyiapkan makanan dan bekerja. Suatu hati ketika Nia pergi ke salon dengan dompet kosong karena Anto lupa mengembalikan uang yang baru saja ia ambil untuk keperluan anak, ia bergegas menyusul Nia. Sungguh sayang, di jalan ia mengalami serangan stroke. Anto pun meninggal dunia. Dan Nia baru menyadari cinta dan pengorbanan suaminya waktu suaminya sudah meninggal. Kita dipanggil untuk memikul salib. Apakah yang diwakili oleh salib? Salib adalah gambaran kebenaran akan cinta dan pengorbanan. Yesus memikul salib karena cintaNya. Karena cinta Dia sengaja memilih memikul salib. Dia memberikan kurban yang paling mahal kepada Bapa, yaitu nyawaNya sebagai tebusan salah. Ketika Dia memanggil murid-muridNya memikul salib (ayat 24). Kita harus melihat bagaimana dan mengapa Dia memikul salib. Dengan cara ini kita pun mengetahui arti salib. Salib hanya dapat dipikul karena cinta kita kepadaNya. Cinta memampukan kita melewati penderitaan sehebat apapun juga. Orang yang memikul salib juga harus siap berkurban. Bukan sembaran kurban, melainkan kurban yang sangat berharga. Apakah yang kita miliki dan kita anggap berharga? Harta? Kedudukan? Itulah kurban salib. Salib adalah bukti totalitas. Setiap orang yang siap memikul salib harus siap menyerahkan segala-galanya untuk Tuhan sesuai dengan caraNya – Martinus Prabowo. Cinta dan pengurbanan berjalan beriringan, menguatkan kita dalam memikul salib.

Respon 5
Setiap detik Tuhan memberikan kita kekuatan untuk bersabar dalam segala hal. Setiap menit Ia membawa kita kepada perkara-perkara yang indah. Dan setiap hari kasihNya mengajarkan kita untuk selalu mengucap syukur. Selamat siang, Tuhan memberkati.

Respon 6
Ya amin! Yeremia 1:1-11. Kita sudah diciptakan untuk suatu pekerjaan baik dan untuk tujuan Tuhan yang telah Tuhan sediakan bagi setiap kita, oleh karena itu kita lihat kehidupan Yesus yang bertindak sesuai instruksi. Mendengar instruksi Bapa adalah hal yang Yesus ajarkan untuk kita hidup juga seperti demikian, karena saat kita mau mengambil langkah atau keputusan haruslah ada perkenanan Tuhan, untuk mendengarkan. Perkataan Tuhan: 1) Firman Tuhan harus datang kepada kita (Yeremia 1:1-3). 2) Pertama-tama Tuhan harus datang dalam hidup kita (Yeremia 1:4-5). 3) Kita harus percaya bahwa firman Tuhan itu diinspirasi oleh Tuhan atau didorong oleh nafas Tuhan. Firman itu adalah benih yang sejati, jadi saat firman itu terbangun dan bertumbuh dalam hidup kita maka akan menjadi tanaman yang Tuhan kokohkan dalam hidup kita dan buah-buahnya adalah buah kebenaran. Bukan hanya kita sendiri saja yang bisa menikmati buah tersebut, tetapi kepada setiap orang yang merindukan kebenaran, amin. JBU.

Respon 7
Syalom. “Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.” (Yoh 17:24) Selamat beraktivitas, TUHAN YESUS memberkati Ibu Siu dan keluarga dalam setiap aktivitas.

No comments:

Post a Comment