Tuesday, 30 April 2013

KERENDAHAN HATI



KERENDAHAN HATI
Renungan Harian Memperbaharui Kehidupan Rohani Dalam 90 Hari
(Ps. Kong Hee)

Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
--Matius 23:12--

      Allah berjanji untuk tinggal “dengan dia yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati” (Yes 57:15). Faktor kunci yang menentukan kebangkitan seseorang adalah kerendahan hati.
      Kesombongan adalah keinginan untuk terbebas dari Allah. Kesombongan selalu menghasilkan pemberontakan, bencana, ratapan, dan duka.
      Dalam Lukas 12:16-21, Yesus berkata tentang seorang kaya yang dengan sombong berkata, “Aku akan melakukan ini: Aku akan merombak lumbung-lumbungku, dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!” Apakah Anda memperhatikan berapa kali orang kaya ini berkata “Aku” dan “ku”?
      Pada satu sisi, mungkin dia adalah orang yang baik. Pastilah ia seorang pengelola yang baik, terhormat, pandai, dan bijaksana. Lihat saja hasil yang dia panen! Di zaman kita, mungkin saja dia seorang jemaat yang rajin, penatua, atau bahkan orang penting dalam komite keuangan. Tetapi, Yesus menyebut dia “bodoh”. Dan inti dari kebodohan adalah bahwa dia bertindak seolah-olah dia bisa hidup tanpa Allah. Allah tidak pernah ada dalam perhitungannya.
      Orang kaya ini tidak menyadari bahwa dia bergantung pada Allah untuk nafasnya sehari-hari. Bahwa dia bergantung pada Allah untuk benih yang dia tabur agar menghasilkan sebuah panen. Bahwa dia bergantung pada Allah untuk kesehatan dan kekuatannya. Dan pada dasarnya, untuk segala sesuatu dalam hidupnya! Dia bodoh karena dia tidak melihat ketergantungannya pada Allah dan tidak mengenali Allah. Akar dari segala dosanya adalah kesombongan.
      Ingatlah hari ini juga, bahwa hidup Anda bergantung pada Allah. Kunci untuk kebangunan rohani pribadi yang terus-menerus adalah kerendahan hati. Bahaya yang biasa terjadi ketika Tuhan memberkati orang Kristen adalah saat dia menjadi angkuh dan hidup penuh dengan kesombongan. Buatlah keputusan untuk tidak menjadi sombong hari ini juga!

No comments:

Post a Comment