02 April 2013
PERSAHABATAN. “Seorang
sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam
kesukaran.” (Amsal 17:17) Inti persahabatan di dalam orang-orang percaya,
lebih dari berbagi minat bersama, lebih dari berbagi kasih sayang, lebih dari
berbagi sukacita dan tawa. TUJUAN UTAMA PERSAHABATAN adalah menaburkan FIRMAN
HIDUP yang KEKAL di dalam hidup orang lain. Adakah kita SAHABAT SEJATI yaitu KARUNIA
ALLAH dan diberikan untuk menguatkan iman sahabat-sahabat kita kepadaNya?
Tetap setia dalam Sarapan Pagi niscaya kita punya kata-kata yang tepat dan pada
saat yang tepat untuk menolong mereka memperoleh KEKUATAN BARU di dalam Allah
dan firmanNya!
Respon 1
RENUNGAN SUBUH. Selasa, 2 April
2013. Tetaplah bersabar dan bertekun dalam menghadapi berbagai masalah
kehidupan, karena masalah tidak akan berkuasa jika kita tetap berharap pada
Yesus Tuhan kita. Yakobus 1:3-4, 3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu
itu menghasilkan ketekunan. 4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang
matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
Selamat pagi.
Respon 2
Yeessss!!! Karena kita anak Tuhan
di dalam keluarga anak Allah maka sudah selayaknya kita bersatu padu dalam
segala hal untuk menghadapinya. Amin & JC’BU.
Respon 3
Shalom tq ya Ce. Punyailah rasa
bersabahat seperti yang Yesus punyai. Meski dicaci difitnah dikhianati
dikecewakan disiksa bahkan dibunuh sekalipun Dia tetap mengampuni dan
mengasihi. Amin. YHBU ALL.
Respon 4
Hari ini juga TUHAN akan
menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan
memenggal kepalamu dari tubuhmu… (1 Samuel 17:46) Daud tahu akan penyertaan
TUHAN dalam hidupnya, ini yang membuat Daud berani menantang dan mengalahkan
Goliat. Yesus disebut Imanuel yang artinya Allah menyertai kita. Jangan takut!
Hadapi Goliat atau permasalahan dalam hidupmu, ada Allah yang menyertaimu
bahkan Dia sudah mengalahkan dunia ini. Lebih dari pemenang!!
Respon 5
Shalom pagi Siu, tq sudah menjadi
sahabatku, tq be my friend n be my sister, GBU.
Respon 6
“See each problem as an
invitation to prayer.” –John Ortberg- “Lihatlah setiap permasalahan sebagai
undangan untuk berdoa.” –John Ortberg- 2 Tawarikh 20:3, “Yosafat menjadi takut,
lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh
Yehuda supaya berpuasa.” Allah yang kita layani adalah Allah yang sangat
mengasihi kita, Dia ingin setiap saat bergaul dengan kita melalui doa. Ketika
kapasitas doa kita mulai berkurang karena kehabisan pokok doa maka Ia kirimkan
persoalan untuk kita doakan. Jika hadapi persoalan dengan sukacita sebagai
undangan untuk kita bergaul erat dengan Tuhan melalui doa-doa kita. God bless
you all.
No comments:
Post a Comment