Friday, 19 April 2013

19 April 2013



19 April 2013
Mewujudkan KASIH Kristus. Lukas 10:23-37. Ilustrasi yang sangat luar biasa untuk menggambarkan KASIH Bapa melalui wanita Samaria ini. “Menerima KASIH Allah bagi kita merupakan KUNCI/WUJUD untuk mengasihi sesama”. Jika kita TIDAK DAPAT mengasihi sesuai dengan KASIH Bapa atau KASIH AGAPE atau KASIH WALAUPUN itu maka KASIH kita adalah NOL di hadapan Tuhan, jadi milikilah KASIH BAPA agar kita dapat mewujudkannya kepada sesama! Amin.

Respon 1
Shalom, pagi Siu amin, tq.

Respon 2
Rasa TAKUT membuat: lebih ngeri dari fakta dan kenyataan, ke scenario yang terburuk, tersandung, visi kabur, pikiran kacau, tidak bisa maju dan berkembang, tidak bisa melihat kebaikan Tuhan, dll. Kalau hari ini hidupmu dikuasai ketakutan, ingat..!! Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Mazmur 23:4)

Respon 3
Yes, aku mau taat.

Respon 4
RENUNGAN PAGI. Jumat, 19 April 2013. Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit; dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. (Kejadian 19:24-26) Benar, Tuhan hancurkan Sodom, Tuhan hancurkan Gomora. Namun, Dia ingat keluarga Lot, Dia ingat “orang benar”. Begitu pula pada kita, Tuhan ingat kita bahkan sampai rela mati disalib. Namun, saat Dia selamatkan kita, saat Dia “seret” kita masih adakah yang membuat kita menoleh ke belakang? Yang mengikat kita, yang menghambat kita berjalan bersama Tuhan. Jadi, adakah kita saat ini benar menjadi garam dunia ataukah seonggok tiang garam? Tuhan Yesus memberkati.

Respon 5
Apa yang Dapat Anda Lakukan Bagi Allah? Matius 6:20-21. Kita sering terlalu meninggikan “melayani Allah” sampai kita mengabaikan kesempatan-kesempatan untuk memberi dampak nyata bagi-Nya. Padahal yang benar: melayani Dia juga biasanya termasuk yang terjadi dalam hidup kita sehari-hari. Saya teringat pada guru Sekolah Minggu saya dulu, Bu Eva Crane, yang suka tersenyum pada saya dan memberikan permen kepada murid-muridnya. Kelembutannya menimbulkan keyakinan di hati saya bahwa gereja adalah tempat yang baik ia membuat saya ingin berada di rumah Allah. Setelah 70 tahun, saya masih ingat kepada senyumnya. Ia telah menggenapi rancangan Allah. Contoh lainnya adalah kakek saya. Meskipun saya tidak dapat menghabiskan banyak waktu bersamanya, saya dapat mengingat dengan jelas, saat saya berkunjung ke rumahnya selama satu minggu. Ia mendengarkan saya dan menceritakan kisah-kisah hidupnya. Sepanjang saat itu, ia telah memberikan beberapa prinsip-prinsip hidup kepada saya yang mempengaruhi seluruh kehidupan saya. Hal-hal yang diajarkannya saat duduk-duduk di serambi muncul di hampir setiap khotbah yang saya tulis. Jadi, hikmatnya sudah memberkati jutaan orang. Beliau sudah menggenapi rancangan Allah. Jangan anggap enteng yang Tuhan sedang kerjakan dalam hidup Anda. Anda mungkin tidak menganggapnya penting, tetapi nyatanya penting sekali. Apa yang Anda katakana kepada orang lain, bagaimana Anda memperlakukan sesama, cara Anda menangani masalah – dapat dipakai Allah untuk menyatakan diri-Nya kepada dunia. Saat Anda berdiri teguh untuk kebenaran dan menolak berkompromi, Anda sedang menjadi saksi bagi-Nya. Bagaimana Allah menggenapi rancangan-Nya dalam hidup Anda? Sebelum Anda mulai beraktivitas hari ini, panjatkanlah doa ini: Tuhan, saya memilih jalan-Mu. Lakukanlah kehendak-Mu di dalam diri saya, apapun resikonya. Jika Anda melakukannya, hal-hal yang tidak pernah Anda harapkan akan terjadi dalam hidup Anda. Allah akan memberkati Anda luar biasa.

No comments:

Post a Comment