Tuesday, 30 April 2013

30 April 2013



30 April 2013
Hidup Sebagai Anak Terang. Yohanes 15:5, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Hidup sebagai anak-anak Terang berarti hidup di hadapan Allah TANPA MENYEMBUNYIKAN APAPUN juga! Sebab KEGELAPAN tidak membuahkan apa-apa. Efesus 5:11, “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.” Sedangkan TERANG berbuahkan:
1.      KEBAIKAN: merupakan alat yang efektif untuk mengubah dunia ini. 1 orang pada 1waktu dengan 1 tindakan yang sederhana yaitu: BERBUAT BAIK!
2.      KEADILAN/ righteousness/ apa yang benar: bukan dengan “kebenaranku” sendiri melainkan “kebenaran” karena percaya kepada Kristus. Filipi 3:9, “dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.”
3.      KEBENARAN/ truth/ sesuai dengan yang terjadi, seperti yang digunakan untuk menggambarkan kebenaran firman Tuhan, memastikan bahwa apa yang kita pegang dan percayai dalam hidup ini selaras dengan KEBENARAN FIRMAN TUHAN. Yohanes 17:17, “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.”

Respon 1
Ya amin! Kisah Para Rasul 1:8 “karakter yang dipenuhi oleh Roh Kudus”. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. Berapa banyak orang yang hari-hari ini mencari “kuasa” dalam berbagai elemen dengan satu tujuan supaya dapat berkuasa dan menguasai, prang dunia berbagai cara dipakai untuk mencari “kuasa” bisa kita menyaksikan di tv hari-hari ini berbagai cara mempertontonkan kepada dunia. Tetapi sebagai orang Kristen Tuhan Yesus telah mencurahkan kepada kita “kuasa Roh Kudus” sehingga kita menjadi saksi menyatakan kepada dunia bahwa kuasa yang diberikan Yesus lebih dari kuasa yang diberikan oleh dunia ini. Karakter yang dipenuhi oleh kuasa Roh Kudus. 1. Menjadi saksi artinya memiliki (Galatia 5:22-23). 2. Disukai Tuhan dan semua orang. Kalau kita disukai orang kita harus memiliki gaya hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus. Amin! Selamat berkarya, Tuhan Yesus memberkati.

Respon 2
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. (Yohanes 15:5) Jika Tuhan ada di dalam kita, otomatis segala yang baik bisa ada di dalam diri kita. Ini kalo bener-bener kita serahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan lho… Tapi kalo setengah-setengah ya baiknya Cuma setengah. Kadang kita berkata ya kita kan masih punya daging, kita kan bukan Tuhan. Ya itu bener, tapi cobalah seminggu aja kita rajin berdoa baca firman terus memandang Tuhan, terus seminggunya lagi gak usah blas, hiduplah sepenuhnya mengikuti dagingmu. Nanti baru bisa kita rasakan apa bedanya “kita di dalam Tuhan” dan “kita di dalam diri sendiri”. Kalo kita di dalam Tuhan, itu sifat-sifat Tuhan langsung menyatu dengan sifat kita (meskipun tidak sempurna). Kita akan punya pikiran positif seperti Tuhan. Dan itu akan dapat dilihat oleh orang-orang di sekitar kita. Kita akan membawa dampak yang baik bagi orang lain. Jadi tetaplah ada di dalam Tuhan supaya hidup kita boleh menjadi berkat bagi banyak orang. Good pagi. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Respon 3
“Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya. Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya. Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan.” (Mazmur 112:6-9). Kita orang-orang yang dibenarkan so… be strong!! Kita lebih dari pemenang.

Respon 4
RENUNGAN SUBUH. Selasa, 30 Apr 2013. Menyalahkan, menjelekkan, mencemooh lebih mudah dilakukan, padahal Tuhan memerintahkan kita untuk mengasihi semua. Walau mengasihi itu sulit tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kekristenan kita. Amsal 14:21, “Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.” Selamat pagi.

Respon 5
Segala hal terindah bukanlah melihat dengan mata. Tapi! Merasakan dengan hati. Karena hati adalah mata yang tak pernah tertutup. Miliki hati yang tidak pernah membenci. Miliki senyuman yang tidak pernah memudar. Miliki kata yang tidak pernah menyakiti. Dan miliki Tuhan yang tidak pernah mengasihimu. 1 Raja-Raja 17:1-6. Keajaiban-keajaiban kecil yang terjadi adalah bukti bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berakhir. “Tuhan, ajarilah kami untuk selalu bersyukur di dalam hidup ini atas berkat-berkatMu dan kasih setia yang kami rasakan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami mohon, amin! Selamat pagi, sahabat semua.

Respon 6
Satu, Mazmur 27:4, “SATU hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.” Lukas 10:42, “tetapi hanya SATU saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” Lukas 18:22, “Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: Masih tinggal SATU hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” Kita memerlukan fokus yang benar dalam kehidupan dan fokus itu hanya SATU. Seperti firman di atas Raja Daud menginginkan SATU hal saja yaitu berdiam di RUMAH TUHAN atau hadirat Tuhan ini mengenai “Persekutuan Pribadi” Raja Daud dengan Tuhannya. Hal ini adalah fokus atau prioritas utama raja Daud (hal lain yang harus dia selesaikan dan tidak dia pilih sebagai prioritas sangat banyak, karena ia adalah seorang raja Israel). Maria juga telah memilih prioritas atau fokus untuk “lebih mendengar” apa yang Tuhan Yesus bicarakan daripada mengurus segala sesuatu untuk melayani Tuhan Yesus dan murid-muridNya (menyiapkan makanan, minuman, tempat duduk, merapikan perabot, membuka jendela agar rumahnya tidak panas karena banyaknya orang di dalam, dll). Yesus juga menyampaikan bahwa SATU hal yang orang muda itu perlu lakukan lagi setelah semua perbuatan baik yang mentaati hukum Taurat yaitu: menjual semua harta, membagi kepada orang miskin, datang dan “hanya” untuk “Mengikut Yesus”. Banyak fokus dan prioritas dalam kehidupan, tapi hanya satu saja yang Tuhan inginkan yaitu; dekat dan akrab dengan Dia, mendengar suaraNya dan mengikuti Dia. Apa fokus saudara?

Respon 7
Mazmur 23:1-6. Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. Good morning!! Semoga berkat kasih karunia beserta Anda di pagi yang luar biasa ini, sehingga jiwa Anda dalam kondisi yang penuh tenang dan hari Anda penuh dalam jalan kebenaran, dan keselamatan terus melindungi Anda seharian! Dan Anda diberkati penuh oleh Tuhan Allah kita! Hari ini hari yang dipenuhi oleh kebajikan dan kemurahan belaka! Ameen! God bless you.

No comments:

Post a Comment