23 April 2013
PELAKU FIRMAN. Matius 6:14-15, “Karena
jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni
kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan
mengampuni kesalahanmu.” Mengapa kita harus selalu siap mengampuni? Dalam
kisah tentang seorang Tuan yang mengampuni, Tuhan Yesus menjelaskan bahwa kita
mengampuni bukan mereka yang menyakiti kita itu layak diampuni, melainkan
karena “Kita SUDAH DIAMPUNI” terlebih dahulu! Matius 18:32-33, “Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan
berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan
karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkaupun harus mengasihani
kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?” Karena kita termasuk orang
yang sudah menerima ANUGERAH PENGAMPUNAN itu, marilah kita mulai berbagi berkat
PENGAMPUNAN itu atau menjadi “Pelaku Firman” atau “mudah untuk mengampuni”
sesama, amin! Percayalah PENGAMPUNAN adalah ANUGERAH ALLAH yang diwujudkan
melalui kita.
Respon 1
Mengapa Tuhan menciptakan ruang
di antara jari-jari kita? Karena Ia ingin mengisi ruang itu dengan genggaman
tanganNya, sehingga kita tidak merasa sendirian dalam keadaan apapun. Yeremia
31:3. Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan
kasih setia-Ku kepadamu. Sarapan pagi membuat Tuhan lebih melekat pada kita,
Dia turunkan hujan berkat, hujan pebersihan, hujan pertobatan, dan hujan
perdamaian. Haleluya amin! JBU
Respon 2
Berserulah kepada-Ku pada waktu
kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku (Mazmur
50:15). Kala berseru dalam kesesakan kepada Tuhan, Dia tidak berkata: mungkin,
nanti, kapan-kapan, kalau ada waktu, baru sibuk, tunda dulu. Tetapi Tuhan akan
meluputkan bahkan memuliakan kita! Jesus loves n cares!
Respon 3
Hormatilah ayahmu dan ibumu,
supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu (Keluaran
20:12). Baru-baru ini seorang anak yang diduga depresi membunuh ibunya, karena
menganggap ibunya menyiksanya dengan menyuruhnya meminum obat anti depresi
setiap hari dan memperlakukannya berbeda dengan dua saudaranya yang lain.
Sebelumnya juga ada seorang anak yang menghabisi kedua orang tuanya karena
tidak diberi uang untuk membeli narkoba. Pada masa sekarang ini, sikap atau
rasa hormat terhadap orang tua sudah mulai hilang. Perintah untuk menghormati
ayah dan ibu bagi umat Israel amatlah penting dan vital, begitu pentingnya,
sehingga baik berkat yang dijanjikan Allah bagi yang mematuhinya maupun hukuman
yang ditimpakan Allah bagi para pelanggarnya, kedua-duanya sama dahsyatnya.
Yesus sendiri mengecam keras ajaran pemimpin-pemimpin agama Yahudi, yang
mengatakan bahwa seolah-olah oke-oke saja menelantarkan kewajiban terhadap
orang tua, asalkan demi memenuhi kewajibannya kepada Tuhan. Dalam buku “sepuluh
perintah Allah, museumkan saja”, dikatakan kewajiban terhadap Tuhan dan
kewajiban terhadap orang tua bukanlah pilihan, melainkan kedua-duanya harus
kita lakukan, karena mustahil orang sanggup memenuhi kewajibannya kepada Tuhan,
sementara ia menelantarkan orang tuanya. Paulus juga mengingatkan, “Hai
anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.
Hormatilah ayahmu dan ibumu ini adalah suatu perintah yang penting.” Mengapa
penting? Tidak lain karena ini merupakan urat nadi peradaban manusia. Ketika
orang kehilangan rasa hormat terhadap orang lain, maka hancur lebur pulalah peradaban
manusia. Kita harus menghormati orang tua, bukan karena dengan melakukannya,
kita akan mendapatkan manfaat, tetapi karena mereka semata-mata adalah ayah dan
ibu kita, betapa pun buruk penampilan mereka! Betapa pun tidak membanggakannya
prestasi mereka bagi prestise kita! Hormatilah mereka! Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment