21 April 2013
JANGAN MEMFITNAH. Yakobus 4:11a, “Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa
memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya.”
Efesus 4:29, “Janganlah ada perkataan
kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun,
di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.”
Amin. Tuhan menciptakan dunia dan BERFIRMAN begitu besar kuasa sebuah ucapan,
demikian pula kita perlu berhati-hati dalam ucapan kita, karena apa yang kita
ucapkan menggambarkan di mana kita hidup: dalam dunia atau dalam KerajaanNya?
Respon 1
RENUNGAN PAGI. Minggu, 21 April
2013. Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil
pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan
lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak
membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan
juga minyak dalam buli-buli mereka. (Matius 25:1-4). Dulu aku begitu bangga
Tuhan dan merasa cukup dengan menjadi gadis bijaksana yang membawa buli-buli
penuh dengan minyak, yang selalu mencari pengurapan, yang selalu “mengingat”
Roh Kudus, yang tak lepas dari “berbahasa Roh”, yang menantikan kedatangan-Mu.
Tapi, terima kasih Tuhan Engkau ingatkan aku bahwa Engkau bukan mencari
“penyongsong” mempelai laki-laki. Namun, Engkau mencari mempelai perempuan-Mu,
yang bukan sekedar mencari pengurapan, yang bukan sekedar ingat akan Roh Kudus,
yang bukan sekedar menunggu kedatangan-Mu. Tetapi mempelai perempuan yang mau
Engkau dandani, yang mau Engkau bentuk secantik yang Kau mau. Ah Tuhan, ajar
aku untuk menjadi calom mempelai-Mu dan bukan sekedar penyongsong
kedatangan-Mu. “Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak
dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti
girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah
Allahmu akan girang hati atasmu.” (Yesaya 62:5)
Respon 2
Yeremia 9:23-24. Kehidupan akan
menjadi sangat bernilai jika kita tahu dan bergerak sesuai dengan tujuan dari
Pencipta kita. “Tuhan, betapa kami membutuhkanMu untuk tetap menyadarkan kami
bahwa hanya Engkaulah harta kami yang paling berharga di dalam hidup ini. Dalam
nama Yesus Kristus kami berdoa, amin!” Selamat beribadah, Tuhan Yesus
memberkati.
Respon 3
Ya amin! Roma 9:28. Sebab apa
yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan
segera. Mazmur 1:2. Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan
Taurat itu siang dan malam. Pagi ini Tuhan berkata kepada umatNya kalo kita
sungguh-sungguh mengasihi Dia, kita hanya mempercayai, mentaatiNya dan yang
merenungkanNya siang dan malam. Amin! Buat kita lebih semangat melayaniNya,
amin! Selamat melayani dan menikmat damaiNya bersama keluarga yang tercinta,
Jbu.
No comments:
Post a Comment