PERAN PERSPECTIVE
(Khotbah Ps. Lukas
Soetopo
Gembala Gereja
AOC;
24 November 2013 )
Bersyukurlah akan apa yang
Anda miliki, maka Anda akan memiliki lebih. Jika Anda konsentrasi kepada apa
yang tidak Anda miliki, Anda tidak akan pernah tercukupi.
Untuk merubah diri kita
secara efektif, kita perlu merubah perspektif kita terlebih dahulu. Miliki
Perspektif yang luas.
Steve Jobs: banyak orang
dalam industry kami belum memiliki cukup banyak ragam pengalaman. Sehingga
mereka tidak memiliki cukup banyak titik untuk dihubungkan, dan mereka berakhir
dengan solusi yang mendatar tanpa perspektif yang luas tentang masalah.
Semakin besar pengertian
seseorang akan kebutuhan dan pengalaman manusia, semakin baik mereka dalam
mendesign.
PERSPEKTIF adalah sesuatu
yang penting! Anda tidak akan pernah bangkit melebihi diri Anda, jika cara
pandang Anda terhadap diri Anda salah.
PERSPEKTIF adalah CARA KITA
MEMANDANG. Perspektif yang salah membuat pikiran kita salah. Perspektif yang
salah mencuri hal yang baik.
Text: Ibrani 11:11 – Di
tengah kondisi tidak menentu, ABRAHAM menganggap (punya perspektif) Dia, yang
memberikan janji itu setia! Jawaban dari kunci untuk membereskan
masalah-masalah kita ternyata adalah PERSPEKTIF kita!
If you complain you are
going to remain, but if you praise you will be raised! (Kalau Anda mengeluh,
Anda diam di tempat, tetapi ketikan Anda memuji Tuhan, Anda akan dibangkitkan!)
Ingat, hidup Anda mengikuti pikiran Anda (your life follows your thoughts).
Mazmur 34:2, “Aku hendak
memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.”
1 Tes 5:18, “Mengucap syukurlah dalam segala hal…”
Bagaimana membangun perspektif kita? Merenungkan kebaikan Tuhan. Semakin banyak Anda merenungkan kebaikan dan berkat Tuhan, semakin tidak ada kesempatan bagi mengeluh dalam hidup Anda!
Bagaimana membangun perspektif kita? Merenungkan kebaikan Tuhan. Semakin banyak Anda merenungkan kebaikan dan berkat Tuhan, semakin tidak ada kesempatan bagi mengeluh dalam hidup Anda!
No comments:
Post a Comment