01 Nopember 2013
Amsal 14:31, “Siapa
menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas
kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia.” Apakah kita orang percaya yang
suka menindas?Siapa yang menindas orang lemah / miskin: melukai hati
Allah! Orang lemah merupakan
sasaran kemurahan & perhatianNya yang khusus! Tuhan sudah mempercayakan
begitu banyak kepada kita, jadilah orang-orang percaya yang generous / suka
memberi kepada sesama yang membutuhkan!
Respon 1
TUHAN itu baik; Ia
adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang
berlindung kepada-Nya dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir..... (Nahum
1:7-8). Jangan mau dibohongi iblis bahwa Tuhan tidak tolong hidupmu. Tuhan itu
Baik & tidak pernah biarkan engkau sendiri.Tuhan pasti tolong hidupmu!
Respon 2
1 ton MADU tak
sanggup membuat hati jadi “manis” bahagia. Tapi, 1 ons EMPEDU sanggup membuat
hidup PAHIT bagai neraka! JALAN LANCAR tidak pernah disyukuri. Tapi, JALAN
MACET, langsung mengeluh dan salahkan orang lain. Sahabatku, banyak SUKACITA
yang kita lalui, namun TAK PERNAH kita INGAT dan HARGAI. Tapi, sedikit saja
KESEDIHAN dan disakiti, kita MENGINGAT-nya seumur hidup dan terus mengeluh.
Yang harusnya disyukuri tidak DISYUKURI. Tapi yang semestinya “dilupakan”,
malah terus DIINGAT dan bahkan diratapi! Sahabatku, JANGANLAH ratapi hidupmu.
INGATLAH kau telah menerima Firman Tuhan yang terus BEKERJA di hidupmu. Yang
memampukanmu untuk terus bisa bersyukur! Dan memberi DAMAI SUKACITA dihatimu
serta sanggup membuatmu MELUPAKAN dan mengampuni masa lalumu (1Tes 2:13). Siapa
yang TIDAK BERSYUKUR dengan hal KECIL, PASTI tidak akan nikmati hal BESAR (Luk
16:10). SETIALAH BERSYUKUR..! Kita tidak akan pernah memiliki seorang teman,
jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik
kalau kita bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kita bisa melihat
keunikannya. Tapi akan jadi membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.
Tuhan Yesus memberkati.
Respon 3
Tinggalkan “sesuatu”
untuk “Tuhan”, tapi jangan tinggalkan “Tuhan” untuk “sesuatu”. Karena dalam
hidup kita sesuatu bisa meninggalkan kita, tapi Tuhan tidak akan pernah
meninggalkan kita sendirian.. Shalom, GBU.
No comments:
Post a Comment