Friday, 29 November 2013

29 November 2013



29 November 2013
Pikullah Salibmu. Matius 16:24, “Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” 1Korintus 10:13, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” Sebagai Pengikut Kristus sudah seharusnya kita TIDAK BANYAK MENGELUH dalam memikul salib kita. Hendaknya setiap kita memikul salib kita masing-masing dengan SETIA sebagaimana Kristus memikul SalibNya dengan setia. IA akan SELALU MENYERTAI kita anak-anakNya, MEMBERI kita KEKUATAN dalam memikul Salib kita! PERCAYALAH Salib yang kita pikul bukanlah Salib yang terberat, amin.

Respon 1
Syalom. Amin... “tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.” (Keluaran 20:6). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas, TUHAN YESUS memberkati Ibu & Keluarga.

Respon 2
Ilustrasi: Seorang pemuda datang pada Tuhan Yesus dengan galau. Pemuda: Tuhan, kataMu kalau aku mau mengikut Engkau, aku harus memikul salib (Mat 16:24). Tuhan Yesus: Betul, terus? Pemuda: tapi salib yang Kau berikan padaku terlalu besar, aku nggak kuat memikulnya. Tuker boleh nggak? Tuhan Yesus: boleh, boleh, sini salibmu yang lama, tak simpen dulu dilemari. Setelah Tuhan Yesus menyimpan salib dari pemuda itu, dia menyuruh pemuda masuk ke kamarNYA dan memilih sendiri salib mana yang dia mau. Pemuda itupun masuk ke kamar Tuhan Yesus dan menuju ke sebuah lemari yang berisi salib mulai ukuran paling besar sampai paling kecil, dan dia memilih yang paling kecil. Kemudian dia kembali menemui Tuhan Yesus. Pemuda: Tuhan, yang ini saja salibnya, kelihatannya ini kecil dan ringan, aku pasti sanggup mikul yang ini. Tuhan Yesus: Lha, itu salibmu yang tadi Nak, nggak percaya? Lihatlah dibelakangnya ada namamu lengkap. Nak, nak, Aku itu tahu kamu kuatnya seberapa, Aku tahu pasti ukuran salib yang pas buat kamu, bahkan Aku juga membantu kamu memikul kalau kamu capek (1 Kor 10:13).

Respon 3
Amin, thanks Tante sangat memberkati sekali... Saya yakin Tuhan selalu menyertai saya dalam kondisi apapun.. J Gbu.

Respon 4
Seringkali kita lebih mengandalkan & berharap kepada manusia dari pada kepada Tuhan. Sedangkan Firman Tuhan berkata: Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (Yeremia 17:7)

Respon 5
Sering kali kita galau, merasa nggak kuat, merasa paling sengsara, merasa paling miskin, merasa nggak punya apa-apa, merasa paling malang di dunia ini. Terus komplain sama Tuhan, mengeluh, menyalahkan Tuhan, nggondok sama Tuhan, ckckckckck... Padahal Tuhan tahu seberapa kekuatan kita dalam menghadapi proses yang harus kita tanggung, bahkan Tuhan selalu memberi jalan keluar kalau kita ada masalah. Itulah manusia. Mulai hari ini bersyukur atas setiap proses yang harus kita lalui dan berjalan bersama Dia yang setia, yang selalu ada di sisi kita. Maka kita akan bisa melalui proses ini dengan penuh sukacita. Dan kita akan melihat kemuliaan demi kemuliaan yang sudah Tuhan sediakan bagi kita semua.

No comments:

Post a Comment