Kata
Pengantar
Shalom
saudara-saudaraku yang terkasih di dalam Tuhan! Bulan ini kita akan belajar
mengenai Persepektif / Cara Pandang. Perspektif kita dalam melihat masalah,
berkat, pencobaan, dan berbagai hal lainnya dalam hidup ini, apakah sudah
sesuai dengan firman Tuhan?
Dari
sejak saya mengenal Kristus, mengalami perjumpaan pribadi dengan-Nya, Tuhan
Yesus mendidik saya untuk selalu mempunyai perspektif yang benar, sesuai dengan
yang Dia kehendaki dalam segala situasi. Suatu kali, ketika saya merasa begitu
banyak masalah, meskipun saya telah berdoa, berpuasa, namun tetap tidak terjadi
apa-apa. Saya bertanya-tanya kepada Tuhan, why?? Ada ayat firman Tuhan yang
menguatkan hati saya, seperti membuka mata hati saya untuk memiliki hati yang
rela, hati yang rendah hati ketika mengikut Tuhan. “Sekalipun dagingku dan
hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.”
(Mazmur 73:26). Dan saya belajar dari sikap hati 3 pahlawan Tuhan yang luar
biasa dan menginspirasi saya, yaitu Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dalam
menghadapi perapian yang menyala-nyala, mereka menyatakan iman mereka: “Jika
Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami
dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi
seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan
memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan
itu.” (Daniel 3:17-18). Tidak peduli apapun hasil dari apa yang saya doakan,
saya belajar bahwa pembentukan karakter, iman, respon hati melebihi pengakuan
manusia, berkat duniawi.
“Jadikanlah
hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!”
(Mazmur 51:12)
No comments:
Post a Comment