YOUR BODY IS WONDERLAND
Your Body is A Wonderland – Berfungsi
dalam Gereja Lokal. Efesus
4:16, “Dari pada-Nyalah seluruh tubuh,-- yang rapih tersusun dan diikat
menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan
tiap-tiap anggota-- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih
❤.” Kemarin kita telah membahas salah satu bukti kedewasaan adalah
KEMAMPUAN untuk bekerja sama (Efesus 4:16). Sebagai anggota tubuh kita terikat
satu dengan yang lain, apa yang kita lakukan MEMBERI DAMPAK? Pada anggota yang
lain dan kita MEMBUTUHKAN satu dengan yang lain. Bagaimana mengukur kedewasaan
iman seseorang? (orang percaya). Berikut ini beberapa hal penting yang menandai
kedewasaan iman seseorang:
(1)
Pengetahuan
Firman Tuhan: Semakin mengerti pengajaran dan prinsip-prinsip Alkitab, serta
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
(2)
Waktu
bersama Tuhan: Punya waktu pribadi bersama Tuhan, menyediakan diri setiap hari
dalam pujian, doa, membaca Alkitab, merenungkan Firman Tuhan.
(3)
Kebaktian:
Setia menghadiri “jam-jam ibadah” di gereja.
(4)
Bersaksi
dan Menjangkau: Memiliki kerinduan & senantiasa bersaksi serta memberitakan
tentang Kristus kepada mereka yang belum percaya.
(5)
Terlibat
dalam pelayanan: Apapun bentuknya :)
(6)
Memberi:
Memberi perpuluhan dengan setia disamping persembahan-persembahan untuk rumah
Tuhan dan pelayanan lainnya.
(7)
Persekutuan:
Hidup dalam persekutuan dengan saudara-saudara yang lain dalam Komunitas Sel
untuk saling membangun.
(8)
Punya
Gaya Hidup Kerajaan Allah❤: Gaya hidup yang berbeda dengan kehidupan
orang-orang di dunia. Walaupun ia hidup ditengah-tengah mereka. Amin.
Jadi bukan usia yang menentukan kedewasaan seseorang,
melainkan berbagai segi kehidupannya.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 2 Tawarikh 19 & 20
PB: Markus 4:21-41
#LoveGod❤
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFamily
WM Stars
BATAS. Setiap rumah yang kita huni ada batasnya. Bila kita
mengendarai mobil ada batas kecepatan maksimum. Kalau kita jalan bisa lelah.
Kalau makan terlalu banyak kita bisa kenyang. Jarak pandang mata kitapun ada
batasnya. Makanan yang kita beli ada batas waktu sajinya. Kesabaranpun akan
terbatas. Dalam hidup ini semua ada batasnya. Hanya Tuhan saja yang tidak
terbatas. Kalau kita mengandalkan Dia, maka tak akan dikecewakan.
Keberadaan-Nya tak terbatas, maka Tuhan bisa kita temui di mana saja.
Berkat-Nya tak terbatas, maka kita bisa memohonkan apa yang kita butuhkan.
Kasih-Nya tak terbatas, karena itu kita dapat memohon ampun atas dosa-dosa
kita. Jadi karena Allah tak terbatas, maka kita tetap akan dan harus berharap
hanya kepada-Nya. Sebab bagi Dia tak ada yang mustahil. Yeremia 32:17, “Ah,
Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi
dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu
apa pun yang mustahil untuk-Mu!” Yeremia 32:27, “Sesungguhnya, Akulah TUHAN,
Allah segala makhluk; adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk-Ku?” Matius
17:20, “Ia berkata kepada mereka: ‘Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku
berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji
sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke
sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.’”
Lukas 1:37, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
Madam Ossy
Sabtu, 3 Juni 2017. Bacaan: Yeremia 8:4-7. Setahun: Ezra
6-7. Nas: Engkau harus mengatakan kepada mereka: “Beginilah firman TUHAN:
Apabila orang jatuh, masakan ia tidak bangun kembali? Apabila orang berpaling,
masakan ia tidak kembali?” (Yeremia 8:4). Balik Arah. Global Positioning System
(GPS) atau peta digital sudah sangat lazim saat ini, terutama ketika kita
sedang bepergian ke luar kota dan kita sama sekali tidak tahu arah dan
jalan-jalan di kota tersebut. Namun kadang-kadang, meskipun sudah ada GPS, kita
masih bisa saja tersesat. Tentu saja, penunjuk arah yang terbaik adalah
bertanya pada penduduk sekitar. Pada zaman nabi Yeremia, bangsa Israel juga
tersesat. Namun, mereka tersesat bukan karena salah jalan. Mereka tersesat
karena jalan hidup mereka menyimpang dari firman Tuhan. Sayangnya, mereka masih
tidak mau berbalik arah dan kembali mengikuti jalan Tuhan. Mereka lebih nyaman
“terjatuh” dan tidak ingin bangun kembali. Karena itulah, Tuhan, melalui
perantaraan nabi Yeremia, memberikan teguran yang keras. Dia bahkan memakai
contoh hewan-hewan seperti burung ranggung, burung bangau, dan lainnya untuk
menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa burung-burung pun tahu musim-musim
mereka, kapan harus pergi, kapan harus pulang. Bangsa Israel bukannya tidak
mempunyai hukum Tuhan itu. Mereka punya, tetapi sayang, mereka tidak memahami
dan melaksanakannya. Bagaimana dengan kita? Hampir sebagian besar kita pasti punya
Alkitab. Bahkan Alkitab bisa dengan mudah diunduh melalui telepon genggam
pintar kita. Apakah kita sudah membaca, memahami, dan melaksanakan perintah
Tuhan di dalamnya? Apakah selama ini jalan kita tersesat dan sudah berbalik
arah? Ataukah kita masih tetap berpaling dari Tuhan? --NBT. SAAT KITA SUDAH
SALAH ARAH, CARILAH SANG PEMBERI ARAH SEJATI, AGAR HIDUP KITA TIDAK SEMAKIN
TERSESAT.
Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
HIDUP BERGUNA. Orang BIJAK akan menulis lembaran
kehidupannya dengan KEHIDUPAN yang BERGUNA bagi sesama. Sejak detik pertama
seorang manusia lahir ke dalam dunia ini, ia diberikan HAK membuat cerita
tentang KEHIDUPANnya. Orang akan dikenang sesuai dengan KISAH HIDUP yang
dijalaninya. Terlepas dari KEBEBASAN, kita juga harus tetap memikirkan suatu
catatan KEHIDUPAN bagi generasi yang akan datang. Banyak orang yang
menyia-nyiakan hidup untuk hal yang TIDAK BERGUNA. Mungkin mereka Kaya,
Terkenal & memiliki Kekuasaan, tapi apalah artinya bila semuanya itu TIDAK
BERGUNA bagi orang lain... Kelak saat mereka meninggalkan dunia ini, dengan
cepat orang akan melupakan mereka, karena tidak menciptakan sesuatu yang
BERGUNA. TUHAN tidak menciptakan kita untuk menjadi manusia hidup seperti
RUMPUT yang TUMBUH & kemudian MATI begitu saja. HIDUP yang diberikan oleh
TUHAN kepada kita adalah suatu KEHIDUPAN YANG BERHARGA. Untuk itu marilah kita
menuliskan PERJALANAN HIDUP kita dengan sesuatu yang BERMANFAAT. HIDUP ini
adalah PILIHAN...
• PILIH Pekerjaan yang kita senangi.
• PILIH yang Sesuai dengan KEINGINAN & HATI kita.
• PILIH Pasangan yang menyayangi TUHAN & menyayangi
kita.
Hidup ini hanya 1 kali, pergunakanlah sebaik mungkin, agar
kita tidak menyesal di kemudian hari. Carilah KEBAHAGIAAN kita… Ikuti HATI
NURANI kita… JANGAN SEDIH,... Asal kita IKHLAS menjalani semua yang diberikan,
semua BEBAN akan terasa ringan dihadapi. KITA-LAH YANG BETANGGUNG JAWAB DENGAN
HIDUP KITA DI KEMUDIAN HARI, BUKAN ORANG LAIN. “Siapa yang bijaksana, biarlah
ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab
jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak
tergelincir di situ” (Hosea 14:9). SELAMAT PAGI SEMUA. Selamat beraktivitas.
God bless you all.

No comments:
Post a Comment