Saturday, 3 June 2017

03 Juni 2017

YOUR BODY IS WONDERLAND






Your Body is A Wonderland – Berfungsi dalam Gereja Lokal. Efesus 4:16, “Dari pada-Nyalah seluruh tubuh,-- yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota-- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih ❤.” Kemarin kita telah membahas salah satu bukti kedewasaan adalah KEMAMPUAN untuk bekerja sama (Efesus 4:16). Sebagai anggota tubuh kita terikat satu dengan yang lain, apa yang kita lakukan MEMBERI DAMPAK? Pada anggota yang lain dan kita MEMBUTUHKAN satu dengan yang lain. Bagaimana mengukur kedewasaan iman seseorang? (orang percaya). Berikut ini beberapa hal penting yang menandai kedewasaan iman seseorang:
(1)   Pengetahuan Firman Tuhan: Semakin mengerti pengajaran dan prinsip-prinsip Alkitab, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
(2)   Waktu bersama Tuhan: Punya waktu pribadi bersama Tuhan, menyediakan diri setiap hari dalam pujian, doa, membaca Alkitab, merenungkan Firman Tuhan.
(3)   Kebaktian: Setia menghadiri “jam-jam ibadah” di gereja.
(4)   Bersaksi dan Menjangkau: Memiliki kerinduan & senantiasa bersaksi serta memberitakan tentang Kristus kepada mereka yang belum percaya.
(5)   Terlibat dalam pelayanan: Apapun bentuknya :)
(6)   Memberi: Memberi perpuluhan dengan setia disamping persembahan-persembahan untuk rumah Tuhan dan pelayanan lainnya.
(7)   Persekutuan: Hidup dalam persekutuan dengan saudara-saudara yang lain dalam Komunitas Sel untuk saling membangun.
(8)   Punya Gaya Hidup Kerajaan Allah❤: Gaya hidup yang berbeda dengan kehidupan orang-orang di dunia. Walaupun ia hidup ditengah-tengah mereka. Amin.
Jadi bukan usia yang menentukan kedewasaan seseorang, melainkan berbagai segi kehidupannya.
                                    
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#UrBodyIsAWonderland

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab 2 Tawarikh 19 & 20
PB: Markus 4:21-41

#LoveGod❤
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
#HappyWeekend
#HappyWithUrFamily

WM Stars
BATAS. Setiap rumah yang kita huni ada batasnya. Bila kita mengendarai mobil ada batas kecepatan maksimum. Kalau kita jalan bisa lelah. Kalau makan terlalu banyak kita bisa kenyang. Jarak pandang mata kitapun ada batasnya. Makanan yang kita beli ada batas waktu sajinya. Kesabaranpun akan terbatas. Dalam hidup ini semua ada batasnya. Hanya Tuhan saja yang tidak terbatas. Kalau kita mengandalkan Dia, maka tak akan dikecewakan. Keberadaan-Nya tak terbatas, maka Tuhan bisa kita temui di mana saja. Berkat-Nya tak terbatas, maka kita bisa memohonkan apa yang kita butuhkan. Kasih-Nya tak terbatas, karena itu kita dapat memohon ampun atas dosa-dosa kita. Jadi karena Allah tak terbatas, maka kita tetap akan dan harus berharap hanya kepada-Nya. Sebab bagi Dia tak ada yang mustahil. Yeremia 32:17, “Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apa pun yang mustahil untuk-Mu!” Yeremia 32:27, “Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk-Ku?” Matius 17:20, “Ia berkata kepada mereka: ‘Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.’” Lukas 1:37, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Madam Ossy
Sabtu, 3 Juni 2017. Bacaan: Yeremia 8:4-7. Setahun: Ezra 6-7. Nas: Engkau harus mengatakan kepada mereka: “Beginilah firman TUHAN: Apabila orang jatuh, masakan ia tidak bangun kembali? Apabila orang berpaling, masakan ia tidak kembali?” (Yeremia 8:4). Balik Arah. Global Positioning System (GPS) atau peta digital sudah sangat lazim saat ini, terutama ketika kita sedang bepergian ke luar kota dan kita sama sekali tidak tahu arah dan jalan-jalan di kota tersebut. Namun kadang-kadang, meskipun sudah ada GPS, kita masih bisa saja tersesat. Tentu saja, penunjuk arah yang terbaik adalah bertanya pada penduduk sekitar. Pada zaman nabi Yeremia, bangsa Israel juga tersesat. Namun, mereka tersesat bukan karena salah jalan. Mereka tersesat karena jalan hidup mereka menyimpang dari firman Tuhan. Sayangnya, mereka masih tidak mau berbalik arah dan kembali mengikuti jalan Tuhan. Mereka lebih nyaman “terjatuh” dan tidak ingin bangun kembali. Karena itulah, Tuhan, melalui perantaraan nabi Yeremia, memberikan teguran yang keras. Dia bahkan memakai contoh hewan-hewan seperti burung ranggung, burung bangau, dan lainnya untuk menunjukkan kepada bangsa Israel bahwa burung-burung pun tahu musim-musim mereka, kapan harus pergi, kapan harus pulang. Bangsa Israel bukannya tidak mempunyai hukum Tuhan itu. Mereka punya, tetapi sayang, mereka tidak memahami dan melaksanakannya. Bagaimana dengan kita? Hampir sebagian besar kita pasti punya Alkitab. Bahkan Alkitab bisa dengan mudah diunduh melalui telepon genggam pintar kita. Apakah kita sudah membaca, memahami, dan melaksanakan perintah Tuhan di dalamnya? Apakah selama ini jalan kita tersesat dan sudah berbalik arah? Ataukah kita masih tetap berpaling dari Tuhan? --NBT. SAAT KITA SUDAH SALAH ARAH, CARILAH SANG PEMBERI ARAH SEJATI, AGAR HIDUP KITA TIDAK SEMAKIN TERSESAT.

Bp. Budi – PT. Multipack Unggul
HIDUP BERGUNA. Orang BIJAK akan menulis lembaran kehidupannya dengan KEHIDUPAN yang BERGUNA bagi sesama. Sejak detik pertama seorang manusia lahir ke dalam dunia ini, ia diberikan HAK membuat cerita tentang KEHIDUPANnya. Orang akan dikenang sesuai dengan KISAH HIDUP yang dijalaninya. Terlepas dari KEBEBASAN, kita juga harus tetap memikirkan suatu catatan KEHIDUPAN bagi generasi yang akan datang. Banyak orang yang menyia-nyiakan hidup untuk hal yang TIDAK BERGUNA. Mungkin mereka Kaya, Terkenal & memiliki Kekuasaan, tapi apalah artinya bila semuanya itu TIDAK BERGUNA bagi orang lain... Kelak saat mereka meninggalkan dunia ini, dengan cepat orang akan melupakan mereka, karena tidak menciptakan sesuatu yang BERGUNA. TUHAN tidak menciptakan kita untuk menjadi manusia hidup seperti RUMPUT yang TUMBUH & kemudian MATI begitu saja. HIDUP yang diberikan oleh TUHAN kepada kita adalah suatu KEHIDUPAN YANG BERHARGA. Untuk itu marilah kita menuliskan PERJALANAN HIDUP kita dengan sesuatu yang BERMANFAAT. HIDUP ini adalah PILIHAN...
• PILIH Pekerjaan yang kita senangi.
• PILIH yang Sesuai dengan KEINGINAN & HATI kita.
• PILIH Pasangan yang menyayangi TUHAN & menyayangi kita.
Hidup ini hanya 1 kali, pergunakanlah sebaik mungkin, agar kita tidak menyesal di kemudian hari. Carilah KEBAHAGIAAN kita… Ikuti HATI NURANI kita… JANGAN SEDIH,... Asal kita IKHLAS menjalani semua yang diberikan, semua BEBAN akan terasa ringan dihadapi. KITA-LAH YANG BETANGGUNG JAWAB DENGAN HIDUP KITA DI KEMUDIAN HARI, BUKAN ORANG LAIN. “Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ” (Hosea 14:9). SELAMAT PAGI SEMUA. Selamat beraktivitas. God bless you all.

No comments:

Post a Comment