08 Oktober 2013
Blackberry Messager
Vs Bible Messages. Keluaran 20:3, “Jangan
ada padamu allah lain di hadapan-Ku.” Disadari atau tidak, kemajuan
teknologi informasi yang ada saat ini, secara tidak langsung telah membawa
dampak negative bagi kehidupan kerohanian kita. Barang apa yang kita rasa
paling penting sehingga saat kita lupa membawanya, kita menjadi gelisah
sepanjang hari?? Apakah Alkitab?? Rasanya bagi sebagian orang bukan itu
jawabannya. Ketinggalan HANDPHONE / Blackberry merupakan hal yang paling tidak
mengenakkan, ada yang kurang jika kita lupa membawanya! Perkembangan teknologi
tidaklah salah, sebagai orang yang percaya sudah seharusnya kita menggunakan
teknologi dengan bijaksana, gunakan kemajuan teknologi yang ada saat ini
sebagai sarana bagi kita unutk “menjadi berkat” sehingga banyak orang turut
merasakan sukacita di dalam kemuliaan Tuhan. 1 Kor 6:12, “Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala
sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu
apapun.” Jadikan Tuhan tempat pertama dan utama dalam hidup kita, amin!
Tetap jadikan Alkitab atau Bible Message sebagai kebutuhan yang utama.
Respon 1
RENUNGAN SUBUH. Selasa, 08 Oktober 2013. Yosua 1:9b, “Janganlah
kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau
pergi.” Allah sangat memanjakan kita sehingga kita harus mampu mengusir segala
bentuk kekuatiran dengan merasakan dan mengembangkan penyertaan Allah dalam
hidup kita. Selamat pagi.
Respon 2
Selasa, 08 Oktober 2013. Bacaan: Mazmur 130:1-8, Setahun:
Matius 18-20. Nats: Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal
mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. (Mazmur 130:6)
KAPANKAH PAGI? Proses persalinan anak pertama kami cukup sulit. Dokter terpaksa
menggunakan alat bantu yang menyebabkan terjadinya cedera di otaknya. Ia mesti
menjalani perawatan intensif sebelum diperbolehkan pulang. Syukurlah,
kondisinya hari demi hari kian membaik. Namun, bagaimana dengan cedera otaknya?
Benarkah tidak ada dampak yang serius? Kami berdoa agar semuanya baik-baik
saja. Dan, karena beberapa pertimbangan, kami baru memeriksakan kondisi otaknya
ketika anak kami berusia 10 tahun. Menurut dokter syaraf, tidak ada tanda-tanda
pernah terjadi cedera otak. Hati kami sungguh bersyukur mendengarnya. Namun,
pengalaman menanti selama hampir 10 tahun, dengan berbagai kegalauan yang
berkecamuk, mengingatkan saya akan bagaimana seorang pengawal mengharapkan
datangnya pagi. Penuh ketegangan dan harus selalu waspada. Kadang jiwa ini
lelah. Seolah-olah saya seorang diri melewati “malam persoalan hidup”. Tetapi,
di sinilah saya belajar untuk selalu mengharapkan Tuhan. Tumpukan kertas kerja
menggunung, rekan kerja yang menusuk dari belakang, pasangan hidup yang tidak
menjalankan janji pernikahan, anak yang kurang taat, pelajaran di sekolah yang
banyak dan sulit, diputus pacar-segudang persoalan hidup meletihkan jiwa.
Namun, di manakah sauh pengharapan kita labuhkan? Tuhanlah Penolong kita. Dia
senantiasa menyertai kita dalam setiap langkah kehidupan, dan tidak
meninggalkan kita ketika masalah datang melanda. PenyertaanNYA, itulah sumber
kelegaan jiwa kita. (Maryolein Wibowo) Baik pada waktu malam gelap maupun saat
fajar merekah, Tuhan ada, menyertai kita, dan tidak berdiam diri.
Respon 3
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari
besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.
(Matius 6:34) Janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena ini dapat membuat
sukacita dan kebahagiaanmu hari ini hilang. Firman Tuhan berkata: Sebab Aku ini
mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah
firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan,
untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)
Respon 4
Ya amin! Efesus 2:19-22. Pewahyuan atas prinsip-prinsip
firman yang absolute akan datang kepada kita, kita akan bertindak
menghidupinya. Karena prinsip firman absolute itu datang dan akan
memanifestasikan diri. Ketika terang itu datang mengekspo keteraturan Ilahi di
dalam gereja tidak membedakan Ras, memilih bulu, tapi dalam gereja kita miliki
darah yang sama seperti darah Kristus. Amin. Selamat malam. JBU.
No comments:
Post a Comment