Tuesday, 1 October 2013

1 Oktober 2013



01 Oktober 2013
Pewaris JANJI-JANJI TUHAN (Kejadian 21:1-7). Setiap orang percaya adalah Pewaris janji-janji Tuhan. Kita adalah anak-anak Abraham secara rohani yang juga berhak mewarisi janji-janji Tuhan seperti yang diwarisi oleh Ishak. Galatia 3:29, “Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.” Janji-janji Tuhan tentang berkat-berkat rohani maupun berkat-berkat jasmani sebagaimana tercatat di dalam Alkitab, menjadi milik orang percaya, untuk itu kita semua patut bersyukur! Tetap yakin bahwa kitalah ahli waris kerajaanNya.

Respon 1
RENUNGAN PAGI. Selasa, 01 Okt 2013. Mengampuni, terutama kepada orang-orang yang dekat dengan kita, sangat sulit dilakukan. Apalagi jika kita telah dilukai begitu dalam dan berulang-ulang. Ini membuat hati kita menjadi keras, dipenuhi kemarahan, rasa sakit, kebencian, dan dendam. Mengampuni memang tidak mudah, bahkan sekalipun kita sudah diampuni terlebih dahulu dan sekalipun kesalahan orang lain jauh lebih kecil dibandingkan kesalahan kita sendiri. Kita kadang lebih suka menghukum orang lain dengan menjadikannya sebagai orang yang bersalah selamanya. Karena itu, kekuatan untuk mengampuni adalah karunia. Kita perlu memohon rahmat Allah agar mampu keluar dari segala luka yang kita derita dan memberi pengampunan bagi mereka yang melukai hati kita. Amsal 15:3, “Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” Mari memasuki bulan Oktober ini kita perhatian Amsal 15:3, sehingga kita berhati-hati dalam bertindak. Selamat pagi. Have a nice day, Gbu.

Respon 2
Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. (Markus 4:39) Jangan biarkan hidupmu diatur oleh badai, kita yang harus mengatur badai itu.

Respon 3
Syalom. Amin… “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.” (Yeremia 33:3) Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas, kiranya TUHAN selalu memberkati Ibu Siu dan keluarga.

No comments:

Post a Comment