Friday, 4 October 2013

4 Oktober 2013



04 Oktober 2013
Seorang yang BERDOA (Kej 25:19-27). Allah menunggu saudara untuk BERDOA kepadaNYA, karena dalam DOA, IA rindu mencurahkan kuasaNYA dan bekerja bersama saudara, mengubah hidup saudara! Karena Ishak berDOA, maka kandungan Ribka dibuka dan ia melahirka Esau dan Yakub. Karena Ester berDOA masa depan sebuah bangsa berubah total, yang tadinya akan dimusnahkan menjadi ditakuti oleh bangsa lain. Ketika kita punya permasalahan dalam hidup kita, apapun bentuknya, hendaklah kita membawanya kepada Tuhan dalam DOA. Filipi 4:6, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Amin. Masihkah kita berDOA hari ini? Sebagai orang percaya yakinkah kita selalu ada jalan keluar lewat DOA-DOA yang kita naikkan? Tetap “hidup karena percaya bukan karena melihat”!

Respon 1
Amin, kalau Yesus di pihak kita, kalau Yesus bersama kita, tidak ada satupun isi dunia ini yang dapat memisahkan kita dari kasih Yesus Kristus Tuhan kita. Amin.

Respon 2
Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan. (1Samuel 17:50) Jangan engkau takut ketika sedang menghadapi raksasa persoalan dalam hidupmu. Mungkin inilah waktunya engkau akan mendapat promosi seperti Daud mendapat promosi setelah mengalahkan Goliat! Be strong!

Respon 3
Daniel memberikan teladan hidup, yaitu dia tidak menghidupi pola hidup dunia ini. Sehingga hidupnya bisa berdampak bagi bangsa, bahkan hukum negara pun dapat berubah karena kehidupan Daniel. Gereja tidaklah bisa menyerap segala pola yang diserap oleh dunia ini, oleh karena itu berpeganglah pada ketetapan-ketetapan Tuhan sehingga kita menjadi terang dan garam. Peace to you.

Respon 4
Renungan. Jumat, 4 Oktober 2013. Seorang yang berDOA. “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Markus 14:38; Kej 25:19-27; Filipi 4:6. Pencobaan bisa dan pasti dialami oleh setiap orang, kita tidak bisa menghindarinya. Tetapi apakah kita jatuh atau tidak saat dicobai, hal itu sepenuhnya bergantung pada sikap kita. Berjaga-jaga dan berdoa adalah cara untuk menghindarkan diri kita dari kejatuhan. Dengan cara apa kita dapat waspada? 1) Dengan cara kita menjaga hidup kita. 2) Dengan berdoa. Tanpa doa hidup kita jadi lemah dan tak berdaya mengatasi pencobaan. Doa membuat hidup kita menjadi kuat karena ketika kita berdoa kita sedang berhubungan dengan Tuhan yang adalah Sumber Kekuatan. Sehingga semakin sering kita berdoa, semakin kita mendapatkan kekuatan Tuhan. Kekuatan sejati di dalam hidup kita bukanlah kekuatan fisik, melainkan kekuatan rohani. Bila secara rohani kita kuat, maka kita dapat bertahan menghadapi semua tantangan dan kesulitan, bahkan berkemenangan menghadapi semuanya itu. Allah menunggu kita untuk berDOA kepadaNya, karena dalam DOA IA rindu mencurahkan kuasaNYA dan bekerja bersama kita, mengubah hidup kita!

No comments:

Post a Comment