Saturday, 26 October 2013

26 Oktober 2013



26 Oktober 2013
Lebih Berbahagia Memberi daripada Menerima. “Seperti ada tertulis: Ia membagi- bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya.” (2 Korintus 9:9). SIKAP MEMBERI mengingatkan kita bahwa kita hidup oleh KASIH KARUNIA ALLAH, sama seperti burung dan bunga. Makhluk-makhluk itu tidak khawatir tentang masa depannya, begitu pula seharusnya dengan kita! Adalah LEBIH BERBAHAGIA MEMBERI daripada menerima. Kis 20:35, “Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” Amin. Sudahkah uang tak lagi berkuasa atas kita?? Sehingga kita dengan sukacita dapat memberi??

Respon 1
Syalom.. “Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.” (Yohanes 15:14). Selamat pagi ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN YESUS memberkati.

Respon 2
RENUNGAN PAGI. Sabtu, 26 Okt 2013. Amsal 10:12, Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.  Jangan pupuk kebencian, karena kebencian mengakibatkan akar pahit yang sangat merugikan hidup kita. Selamat pagi, Tuhan memberkati.

Respon 3
Puji Tuhan renungan Firman Tuhan hari ini. “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6). Gbu.

Respon 4
Ya, amin! “Mencari Tuhan”. Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup! (Amos 5:4) Setelah satu minggu kita belajar dan mengalami mengenai berharap pada Tuhan, maka tidak cukup hanya berhenti disini, kita perlu MENCARI TUHAN! Mengapa?? Carilah Tuhan maka kamu akan hidup! Ya, kita perlu mencari Tuhan supaya kita hidup. Bukankah kemalangan, musibah atau malapetaka merupakan ancaman yang selalu melekat dalam setiap perjalanan hidup manusia. Kehidupan manusia selalu dibayangi dengan berbagai ancaman baik kecil maupun besar yang bisa menghancurkan kehidupan pribadi, rumah tangga, pekerjaan maupun pelayanan kita. Kita harus menyadari bahwa hidup ini rapuh dan mudah hancur tanpa bimbingan dan tuntunan Tuhan. Kita tak dapat memprediksikan apa yang terjadi di depan. Satu jawaban: carilah Tuhan maka kamu akan hidup! Amin. Selamat malam, Jbu.

No comments:

Post a Comment