24 Oktober 2013
Markus 14:3, “Ketika
Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan,
datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak
narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu,
dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.” PERNAHkah kita memikirkan
untuk mempersembahkan “sesuatu yang berharga” dalam hidup kita kepada Tuhan
seperti wanita yang memberikan “minyak Narwastu”nya kepada Tuhan? Dengan member
kita mendapat kesempatan untuk menyatakan keyakinan kita bahwa Allah akan
memelihara kita sebagaimana DIA memelihara burung pipit dan bunga bakung
(Matius 6:25-34).
Respon
…"Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan
terikat ke dalam api itu?" Jawab mereka kepada raja: "Benar, ya
raja!"
25 Katanya:
"Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di
tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya
seperti anak dewa!" (Daniel 3:24-25) Jangan takut ketika berada di dapur
api pergumulan, Tuhan yang beserta kita akan menolongmu keluar dari dapur api
permasalahan tanpa terluka.
No comments:
Post a Comment