Thursday, 3 October 2013

3 Oktober 2013



03 Oktober 2013
Menjadi IMAM bagi Keluarga (Ayub 1:1-5). Bagaimana karakter pribadi Ayub? “Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.” (ay. 1) Apa yang dilakukan Ayub bagi anak-anaknya? “Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati. Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.” (ay. 5) Banyak dari antara kita yang merindukan figur ayah seperti Ayub, anak-anak dalam keluarga juga merindukan peran ayah seperti Ayub. Sebenarnya bukan kita, tetapi Tuhan juga merindukan figur ayah dalam sebuah keluarga yang mengambil tanggung jawab menjadi imam bagi anak-anak dengan mendoakan dan mendidik mereka dalam jalan-jalan Tuhan! Sebagai orang percaya kita harus mengambil tanggung jawab sebagai imam bagi keluarga kita agar rencana Tuhan tergenapi dalam keluarga kita! Seberapa sering saudara berdoa dan mengambil tanggung jawab sebagai imam untuk keselamatan keluarga saudara?

Respon
… sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang.” (1 Samuel 14:6) Pertolongan datangnya dari TUHAN. Jangan takut, maju terus dan raihlah kemenangan bersama YESUS.

No comments:

Post a Comment