Wednesday, 31 July 2013

31 Juli 2013



31 Juli
SUARA ILAHI (Ulangan 4:33-36). “Dari langit Ia membiarkan engkau mendengar suara-Nya untuk mengajari engkau, di bumi Ia membiarkan engkau melihat api-Nya yang besar, dan segala perkataan-Nya kaudengar dari tengah-tengah api.” (Ulangan 4:36). Bagaimana kita dapat memiliki hati yang peka akan suaraa tuntutan Tuahn di dala hidup kita?? Baca Mazmur 130:5-6. Kita harus melatih diri kita untuk Belajar menantikan DIA dengan Kesabaran & Pengharapan yang penuh di dalam DOA. Kita tidak akan mendapatkan  Kepekaan hati hanya dengan doa yang tersendat-sendat, melainkan melalui DOA yang TEKUN. Mencari Wajah-Nya. Kita harus menjadikan DOA sebagai Waktu untuk Bertemu & Bercakap-cakap dengan Tuhan, & bukan juga DOA Darurat yang hanya dipanjatkan ketika dalam situasi sulit. Melainkan DOA yang menjadi Nafas HIDUP kita. Karena “kepekaan hati” hanya dapat lahir dari kehidupan DOA yang KONSISTEN! Ada banyak yang dapat dikerjakan oleh DOA di dalam hidup kita, lebih dari yang kit fikirkan. Amin jadikan DOA jembatan Pertemuan  dengan Tuhan untuk Mendengar SUARA-Nya & menjadi Tali Ukur kedekatan kita.

Respon 1
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya? Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain? (Lukas 12:25-26). Berhentilah!!! Jangan buang-buang waktu untuk meladeni rasa kuatir mu. Mulai lah ambil waktu untuk berdoa, percaya kepada Tuhan & ijin kan Tuhan ambil kendali.

Respon 2
Yes, keep pray, keep on fire. Tq. Gbu.

Respon 3
Syalom. “Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.” Selamat berkarya TUHAN memberkati Ibu Siu & keluarga.

No comments:

Post a Comment