Friday, 26 July 2013

26 Juli 2013



26 Juli 2013
KASIH yang TULUS. 2 Sam 22:3-4, “Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan. Terpujilah TUHAN, seruku; maka akupun selamat dari pada musuhku.” Tuhan kita tidak hanya mempunyai sekedar naluri untuk melindungi melainkan kasih yang tulus, Raja Daud senantiasa menaikkan pujian kepada Tuhan karena Tuhan selalu meluputkan Daud dari bahaya maut, bahkan dari musuh-musuhnya! Daud menyebut sifat Tuhan bagaikan seorang Bapa yang sayang kepada anak-anaknya! Mazmur 103:13, “Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.” Mari belajar seperti Raja Daud yang senantiasa PERCAYA SEPENUHNYA kepada Tuhan, ingatlah Tuhan selalu di pihak kita, dan selalu menjadi PERISAI bagi kita, amin.

Respon 1
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku? Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: Apakah engkau mengasihi Aku? Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: Gembalakanlah domba-domba-Ku. (Yohanes 21:17). Mengasihi Yesus adalah mengasihi sesama! Loving God Loving People! Apakah saudara mengasihi Yesus?

Respon 2
Firmannya menguatkan hatiku banyak sekali mengalami masalah demi masalah. Morning, makasi atas firmannya.

Respon 3
RENUNGAN PAGI. Jumat,26 Juli 2013. Menguasai Diri Untuk Menang. Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. (Amsal 16:32). Hal utama yang harus kita kuasai adalah diri kita sendiri. Bukan pasangan, anak bahkan situasi dan kondisi. Jika kita bisa menguasai diri kita, maka kita akan bisa mengendalikan sikon dan masalah yang ada. Rasul Paulus mengajar kita untuk melatih tubuh kita dan menguasainya seluruhnya (1 Kor 9:27). Tidak mudah tapi pasti bisa. Jangan takut dalam menghadapi situasi kehidupan ini, selama iman kita masih merasakan penyertaan dan pemeliharaan Allah, karena Allah akan menjadikan kita sebagai taman bunganya (indah di hadapan Allah dan indah di hadapan sesama). Yes 58:11 TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan. Semua itu ada di bawah kendali kita, bukan kita yang dikuasai olehnya. Tuhan sudah menentukan kita untuk menjadi lebih dari pemenang. Bahkan menang atas diri kita sendiri. 3 hal yang harus kita kuasai: menundukkan pikiran di bawah firman Allah, mengendalikan perkataan, menguasai keinginan daging. Selamat pagi, Tuhan Yesus memberkati.

Respon 4
Syalom, amin. Tetapi apabila aku berpikir: "Aku tidak mau mengingat Dia dan tidak mau mengucapkan firman lagi demi nama-Nya," maka dalam hatiku ada sesuatu yang seperti api yang menyala-nyala, terkurung dalam tulang-tulangku; aku berlelah-lelah untuk menahannya, tetapi aku tidak sanggup. (Yeremia 20:9). Terima kasih untuk motivasi hari ini n selamat berkarya TUHAN memberkati Ibu n Keluarga.

No comments:

Post a Comment