22 Juli 2013
HIDUP BAHAGIA Di Masa Tua. Pengkhotbah 12:1, “Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang
malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: "Tak ada kesenangan
bagiku di dalamnya!” Semua kebanggan diri di hari ini tidak dapat menjamin
hari esok, apabila kita TIDAK MELAKUKAN dengan BENAR, menuruti KEHENDAK TUHAN,
TUHAN telah MERANCANGKAN yang TERBAIK bagi MASA DEPAN setiap umat manusia,
tetapi untuk mendapatkan yang TERBAIK di MASA DEPAN, TINDAKAN kita saat ini lah
yang menentukan! Mari kita menyambut masa depan yang telah disediakan Tuhan
bagi kita, dengan MELAKUKAN yang TERBAIK!
Respon 1
Suatu pertanyaan yang sederhana
dan mungkin konyol. Benarkah saudara masih percaya bahwa Yesus Mesias, Anak
Allah yang hidup, sanggup menolong hidupmu, dapat melakukan mukjizat? Dan
karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.
(Matius 13:58)
Respon 2
RENUNGAN PAGI. Senin, 22 Juli
2013. Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya
Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.
(Mazmur 62:2-3). Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada
perlindungan bagi anak-anak-Nya. (Amsal 14:26). Kita semua tahu itu mungkin
kita semua pun percaya. Namun mari kita renungkan kapan terakhir kali kita
sadari bahwa Tuhan melindungi kita? Adakah saat ini kita menyadarinya? Atau
perlukan Tuhan tunjukkan perlindunganNya? Mengapa harus melalui sesuatu yang
“hebat”? Mengapa harus melalui sesuatu yang “besar”, “menakutkan”? Bukankah
sesungguhnya tanpa Dia kita tidak dapat melewati bahkan hal yang kecil
sekalipun? Jadi saat ini dalam takut akan Tuhan adakah kita melihat
perlindunganNya? Happy Monday saudaraku, God bless you.
Respon 3
Ya amin! Menjadi saksi Kristus
melalui kehidupan sehari-hari. Apa yang akan kita alami setiap hari bila kita
ingin menjadi saksi Kristus? (Lukas 9:23-24). Menjadi saksi mempunyai maksud
yang lain yakni memikul salib kita setiap hari. Biasanya kita takut untuk
bersaksi kepada orang lain ketika kita mempertimbangkan harga yang harus kita
bayar. Itulah sebabnya, mengapa Yesus memberikan tantangan perbandingan yang
menantang, apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan
atau merugikan dirinya sendiri? Sebab siapa malu karena Aku dan karena
perkataanKua, Anak Manusia juga malu karena orang itu, apabila Ia datang kelak
dalam kemuliaanNya dan dalam kemuliaan Bapa dan malaikat-malaikat kudus. Amin.
Jbu.
Respon 4
Syalom, amin. Tuhan yang
merancangkan masa depan bagi setiap orang yang takut dan gemetar kepada TUHAN. Karena
masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. (Amsal 23:18). Karena
tidak ada masa depan bagi penjahat, pelita orang fasik akan padam. (Amsal
24:20). Terima kasih Ibu Siu Siang, selamat sore, TUHAN selalu memberkati Ibu
dan keluarga.
No comments:
Post a Comment