23 Juli 2013
Tak Takut Mati. Filipi 1:12-14, “Aku menghendaki, saudara-saudara, supaya kamu tahu, bahwa apa yang
terjadi atasku ini justru telah menyebabkan kemajuan Injil, sehingga telah
jelas bagi seluruh istana dan semua orang lain, bahwa aku dipenjarakan karena
Kristus. Dan kebanyakan saudara dalam Tuhan telah beroleh kepercayaan karena
pemenjaraanku untuk bertambah berani berkata-kata tentang firman Allah dengan
tidak takut.” Filipi 1:20-21, “Sebab
yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak
akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus
dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku,
baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati
adalah keuntungan.” Beranikah
kita mengambil keputusan seperti Rasul Paulus lakukan? Sebagai orang percaya
yang sejati yang hidup di tengah-tengah kehendak Allah, tidak perlu takut
terhadap KEMATIAN, sebab bila itu datang, hanya merupakan AKHIR TUGAS kita di
dunia, dan AWAL KEHIDUPAN yang LEBIH INDAH bersama KRISTUS di Surga!
Respon 1
Syalom, amin. Dan aku mendengar
suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang
mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh,
"supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala
perbuatan mereka menyertai mereka." (Wahyu 14:13). Karena kami tahu, bahwa
jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan
suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal,
yang tidak dibuat oleh tangan manusia. (2 Kor 5:1). Terima kasih Ibu, selamat
beraktivitas, kiranya TUHAN selalu memberkati Ibu Siu Siang dan keluarga.
Respon 2
Tidakkah kautahu, dan tidakkah
kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung;
Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada
berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh
tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan
baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya;
mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
(Yes 40:28-31).
Respon 3
Memilih itu mudah, tapi tak semua
orang bisa memilih dengan tepat. Semakin banyak pilihan, semakin banyak
kebimbangan. Belajarlah tuk memilih sesuai kehendak Tuham, karena pilihanmu
hari ini menentukan hidupmu selanjutnya. Met pagi, Gbu.
Respon 4
Ya amin! Bersaksi dan memuridkan
orang lain. Matius 28:19-20. Dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan
dari Allah, semakin dalam kita mempelajari firman Tuhan, makin tegulah kita
kepada kuasa Allah yang tersedia bagi kita dengan tidak tertindas. Allah yang
dahsyat tersebut berjanji untuk menyertai kita sampai selamanya. Namun, untuk
mengalami penyertaan Tuhan, maka ada perintah yang harus kita lakukan, perintah
tersebut dikatakan oleh Yesus: Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa
murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.. Sudahkah
kita mentaati firman Tuhan ini? Ya pastikan dan lakukanlah karena Tuhan
berjanji untuk menyertai kita, amin! JBU.
No comments:
Post a Comment