03 Juli 2013
Antusias Dalam Mengajarkan FIRMAN. “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang
dalam kebenaran.” (2 Tim 3:16). Mengapa kita harus antusias dalam
membaca/mengajarkan firman? Apa saja manfaat Firman Tuhan dalam hidup kita?
Dalam terjemahan bahasa Indonesia sehari-hari (IBIS) ada tertulis: semua yang tertulis dalam Alkitab diilhami
oleh Allah dan berguna untuk mengajarkan yang benar, untuk menegur dan
membetulkan yang salah dan untuk mengajar manusia supaya hidup menurut kemauan
Allah. Rindukah saudara menjalani hidup yang benar? Maukah saudara hidup
sesuai kehendakNya? Jika saudara MAU, bangunlah antusiasme dalam diri sendiri
untuk membaca dan mengajarkan firman Tuhan! Masihkah saudara membaca firman
Tuhan setiap hari? Jika belum, lakukan mulai hari ini, bangunlah DISIPLIN diri dalam membaca dan
mengajarkan firman Tuhan, sebab firman Tuhan adalah pelita bagi kaki kita dan
Cahaya yang menerangi jalan kita, amin!
Respon 1
Ada waktu untuk tertawa, ada
waktu untuk menangis. Ada waktu untuk bersuka, ada waktu untuk berduka. Ada
waktu untuk berkata, ada waktu untuk diam. Apa yang sedang kita lewati, kadang
tidak seperti yang kita harapkan. Tetapi yang pasti, kita tahu sekarang, bahwa
Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi
mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan
rencana Allah. (Roma 8:28)
Respon 2
“Jauh di mata dekat di hati,”
ungkapan yang sangat indah. Tetapi kenyataan dalam hidup Kekristenan “Dekat di
mata jauh di hati”. Kita sering bangga dengan pelayanan-pelayanan di luar sana,
membagikan kasih di luar sana, sehingga orang lain memandang kita dengan mata
yang kagum. Memang itu baik, tetapi janganlah menjadi batu sandungan buat kita,
sedangkan terhadap keluarga sendiri kita tidak memiliki kasih atau mungkin kita
sering mengunjungi panti jompo, tetapi kita tidak peduli dengan orang tua
sendiri, kita susah-susah mencari siapa orang-orang yang perlu kita tolong atau
kita berkati di luar sana, padahal setiap hari kita sudah berjumpa dengan
orang-orang yang perlu kita tolong dan diberkati. Janganlah kita lupa bahwa apa
yang kita miliki semuanya berasal dari TUHAN, jadi kita tidak perlu bangga
dengan apa yang kita miliki. Luk 16:19-31. GBU.
Respon 3
Shalom Siu, Good Morning. Tq,
salam antusias, tetap semangat. Gbu.
Respon 4
RENUNGAN SUBUH. Rabu, 3 Juli
2013. Ibrani 13:5, “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu
dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: Aku sekali-kali tidak
akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Mengatur keuangan terbaik adalah MENCUKUPKAN DIRI dengan apa yang ada pada
kita. Semangat pagi, Immanuel.
Respon 5
Shalom. Amin… “Janganlah kamu
menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena
Allah telah berfirman: Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku
sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” (Roma 15:4). Terima kasih untuk
firman TUHAN buat saya, selamat beraktivitas TUHAN selalu memberkati.
No comments:
Post a Comment