Tuesday, 5 March 2013

5 Maret 2013



05 Maret 2013
PengorbananNya di Kayu Salib. Di atas salib DIA menderita bagi kita, DIA berkorban bagi kita, bahkan DIA mati bagi kita. Matius 27:46, “Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: Eli, Eli, lama sabakhtani? Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Amin. SUDAHkah sarapan pagi kita setiap hari MENYADARKAN kita untuk MENGHARGAI penyalibanNya bagi dosa-dosa kita?? Hargailah pengorbananNya yang besar dengan SETIA dalam jam-jam SAAT TEDUH kita setiap hari.

Respon 1
PengorbananNya di kayu salib adalah karya terbesar yang menunjukkan KASIH yang terbesar. Apakah kita menghargai pengorbanan ini? DIA disalib karena dosa-dosa kita. Apakah kita sudah siap meninggalkan semua keinginan daging yang membawa kita pada dosa? Responlah kasihNya dengan menyerahkan diri kita sepenuhnya untuk DIA. Ijinkan DIA memegang kendali dalam hidup kita. Katakan TIDAK pada dosa!!!

Respon 2
Yoh 6:35-40 janji Tuhan ya dan amin. Apakah kita percaya??? Kalo kita bener-bener percaya maka kepercayaan kita itu akan membuat kita memperoleh penggenapanNya yaitu hidup yang kekal dan hidup yang tak pernah kekurangan. Yes 40:28-31 melekat dengan Tuhan itu yang akan membuat kita kuat. Karena Tuhanlah yang memberi kekuatan pada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tak berdaya. Jadi ayo terus semangat ya, bersaat teduh dan berdoa supaya kita tahu janji-janji Tuhan dan menerima kekuatan yang baru setiap hari, amin.

Respon 3
Sangatlah bodoh jika kita memiliki pemikiran bahwa perbuatan baik kita pada suatu hari nanti akan cukup untuk membayar keburukan yang kita lakukan. Tidak ada keselamatan dengan cara menyeimbangkan perbuatan baik dengan perbuatan buruk. Keselamatan diberikan melalui penghapusan hutang. Penghapusan terjadi ketika semua perbuatan jahat kita (di)pakukan pada kayu salib. Kol 2:14 Bagaimana bisa catatan semua utang itu dipakukan di atas kayu salib? Bukan kertas yang dipakulan kayu salib, tapi Kristus. Ya Kristuslah yang menanggung semua perbuatan buruk dan “baik” kita. Ya Dialah yang telah menanggung hukumannya. Dia menempatkan keselamatan saya pada landasan yang sama sekali berbeda. Dialah yang menjadi satu-satunya harapan saya. Dan beriman kepadaNya merupakan satu-satunya jalan saya kepada ALLAH. Amin. JCBU all.

Respon 4
Ya amin. “Keakuratan hikmat”. Nubuatan itu harus digenapi, kita harus punya kerinduan yang besar untuk menyenangkan hati Tuhan. Minta anugerahNya supaya Dia berikan, kita harus selaras untuk meresponi firman, karena punya kuasa, Filipi 4:8. Kita dilahirkan adalah rencana Tuhan, apa yang jadi visi kita harus tahu agenda Tuhan, kita akan dibawa olehNya untuk hidup yang benar, ego kita yang kadang membawa kebinasaan. “Kolose 3:5-10”. Kita harus hidup benar, tidak hidup seperti orang dunia, orang bisa melihat kehidupan kita di mana saja, hidup kita presentasi Tuhan, banyak orang hidup dalam dua sisi menyembah Tuhan tapi juga hidup sama orang dunia. “2 Korintus 4:16-18”. Menjadi kesaksian, rumah tangga menjadi model, jangan belanja yang menjadi model, kita kekurangan tapi Tuhan mencukupi. Akurat dalam profesi, pekerjaan, kita berfungsi jujur. Akurat dalam pergaulan yang kesukaannya taurat Tuhan, apa yang diperbuat berhasil. “Mazmur 1:1-6”. Amin. Mari bersarapan pagi terus setiap hari bersama Yesus, membawa kita bersemangat. Jbu.

No comments:

Post a Comment