Tuesday, 26 March 2013

26 Maret 2013




26 Maret 2013
Hope For Today: DIA Tuhan yang Mau Intim. Matius 28:9, “Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: Salam bagimu. Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.” “Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu.” (Mazmur 65:5a) Sarapan Pagi bersamaNya setiap hari, akan membawa kita lebih dekat kepada DIA, melalui “pencobaan” yang kita alami kita akan semakin “intim” denganNya! Bersyukurlah bila Tuhan menggunakan sarana “pencobaan” ini untuk membawa kita semakin intim atau semakin dekat dengan DIA, amin!

Respon 1
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: Salam bagimu. Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. (Mat 28:9) Di ayat ini kita bisa lihat Tuhan selalu mau mendekat dan menjumpai kita. Sekarang apa respon kita? Apakah kita menerima “salam bagimu” dari Tuhan ini? Kadang kita terlalu sibuk memikirkan masalah kita sehingga kita gak sadar kehadiran Tuhan dan gak mendengar “salam”Nya yang memberi damai sejahtera itu. Setiap bangun tidur pagi sudahkan kita sadar bahwa DIA datang menyapa kita dan mau memberikan damaiNYA untuk kita? Atau begitu bangun otak kita langsung bekerja dan memikirkan pekerjaan, utang, liburan, masalah-masalah yang lain? Tuhan selalu ingin menolong kita. Dia selalu ingin memberi damai sejahteraNya bagi kita. Responlah kasihNYA pagi ini, sambutlah Dia…

Respon 2
Aspek kerajaanNya membuat kita berkemenangan, pemerintahan Tuhan ada di atas kita. Banyak janjiNya terbukti, perkasaanNya ada di atas kami. Semua posisi yang ada pada kita, semua itu dari Tuhan. Kita harus mencontohi aspek kerajaan Kristus tidak mengikuti aspek kerajaan duniawi. Contoh: Daniel, dia berani mempertahankan tidak ikut makan santapan raja yang dapat menajiskan hidupnya dan dia tidak takut karena dia tahu ada campur tangan untuk semua itu. Tuhan membangkitkannya jauh sebelumnya, hatinya di sunat. Pemerintahan Tuhan adalah di firman. Tuhan mengangkat Daud (1 Tawarikh 14:2). Tuhan mengangkat martabat Daud melayani orang dengan adil jadi pemerintahan Tuhan (Kingdom Government). Kita harus bangkita menegakkan kerajaan Kristus. Amin! Bersarapan pagi memberi kita juga Roh Kehidupan, amin! Bersemangatlah dalam Yesus dan berkarya bersamaNya. JBU.

Respon 3
Good morning selamat pagi Siu… Ayat yang kusuka. God bless you…

Respon 4
Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. (Ayub 42:2) Tuhan mengenal sejak sebelum kita ada dalam kandungan ibu kita dengan rancangan-rancangan indah tertenung di dalamNya. Dia Tuhan yang merencanakan, Dia juga yang akan melakukanNya dan rencanaNya tidak ada yang gagal. Halleluyah! Yesus ajaib! Be blessed!

Respon 5
Selasa, 26 Maret 2013. Bacaan: Yohanes 15:9-17. Setahun: Hakim-Hakim 10-11. Nats: Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu (Yohanes 15:9). SAYA BAHAGIA. Hari ini, komentar teman-teman saya berbeda. Lebih banyak tersenyum, lebih ramah, dan lebih banyak menolong orang lain. Kata mereka, seperti orang yang berbunga-bunga. Bahagia terus sepanjang hari. Nah, apa sih rahasianya? Tadi pagi, orang yang saya cintai menyatakan cintanya kepada saya. Itulah sebab-musabab perubahan perilaku saya. Begitu besar kebahagiaan yang saya rasakan sehingga saya seperti sudah tidak memiliki energy untuk disalurkan sebagai emosi yang negative. Emosi saya serba positif. Menarik bukan? Perasaan memang dapat berperan dalam menentukan perilaku seseorang. Perasaan yang kaut seperti cinta dapat memadamkan amarah dan menyulut semangat hidup kita. Demikian pula, kasih Tuhan yang saya alami dan saya rasakan menggerakkan saya untuk dapat menikmati hidup. Bapa mengasihi kita sama seperti Dia mengasihi Yesus (ay. 9). Kasih yang begitu besar sehingga memampukan kita melakukan perintahNya (ay. 10) dan memenuhi kita dengan sukacita (ay. 11). Kasih yang mengandung daya ubah. Untuk itu, tidak cukup kita hanya mengetahui bahwa Tuhan mengasihi dengan kasih yang kekal. Yang lebih utama, apakah realitas kasihNya itu kita alami sampai mengubah perilaku dan hidup kita? Hari ini kita dapat merenung kembali. Apakah saya sekedar mengetahui kasihNya atau sungguh-sungguh mengalaminya? Pengalaman mencintai dan dicintai yang paling ajaib tidak lain adalah pengalaman cinta bersama dengan Tuhan. Biarlah Dia menjadi pusat kehidupan Anda dan hati Anda meluap dengan cinta-Nya – MRT. APA YANG KITA CINTAI, TAK AYAL AKAN MENJADI PUSAT KEHIDUPAN KITA. Gbu.

No comments:

Post a Comment