10 Maret 2013
PENGHARAPAN BARU. Tuhan Yesus bukan hanya memikul pemberontakan dan semua
kejahatan-kejahatan kita tetapi ia memikul SEMUA DOSA-DOSA kita dan
semua penderitaan kita di kayu salib. Yesaya 53:5-6, “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan
oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita
ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita
sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri,
tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.” Amin.
Mari saudaraku kita mau menyerahkan seluruh beban penderitaan kita di kayu
salib, hanya oleh bilur-bilurNya kita DISEMBUHKAN dan menjadi BERHARGA
di mata Allah. Sarapan pagi bersamaNya setiap hari membuat kita senantiasa
mempunyai pengharapan baru di dalam DIA, amin.
Respon
Bacaan: Amsal 16:32,
“Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan.” Renungan: Dwight D. Eisenhower
adalah Komandan tertinggi pasukan sekutu amfibi terbesar yang dipersiapkan
untuk membebaskan benua Eropa dari cengkeraman Nazi pada Juni 1944. Ia dapat
memimpin pasukan yang sangat besar itu karena kemampuannya bekerja sama dengan
berbagai macam orang. Pada waktu kecil Eisenhower tidak dapat bergaul karib
dengan orang lain. Ia sering berkelahi di sekolah dan pemarah. Syukurlah ia
mempunyai seorang ibu yang penuh kasih dan mengajarkan kepadanya firman Allah.
Suatu kali, ketika sedang membalut tangan Eisenhower setelah kemarahannya yang
meledak-ledak, si ibu mengutip Amsal 16:32, “Orang yang sabar melebihi seorang
pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”
Bertahun-tahun kemudian ia menulis, “Aku selalu mengingat kembali percakapan
itu sebagai salah satu peristiwa paling berharga di dalam hidupku.” Tidak
diragukan lagi, dengan belajar mengendalikan kemarahannya, Eisenhower dapat
bekerja sama secara efektif dengan orang lain. Setiap kita pernah dicobai
hingga kemarahan kita mudah tersulut. Namun melalui karya Allah di dalam hidup
ini, kita dapat belajar untuk mengendalikannya. Tidak ada cara yang lebih baik
dalam mempengaruhi orang lain selain melalui sikap yang tenang dan lembut.
Apakah anda seorang pemarah? Belajarlah dari Eisenhower, maka hidup anda akan
diberkati. Selamat pagi dan selamat beribadah. Jesus loves you all.
No comments:
Post a Comment