Friday, 29 March 2013

29 Maret 2013



29 Maret 2013
Hope For Today: DAMAI. Matius 5:9, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” Miliki gambar diri yang sudah dipulihkan, miliki hati yang mudah mengampuni, jadikan DIA Raja Damai dalam hidup kita. Sarapan Pagi bersamaNya mengawali langkah hidup kita semakin dipulihkan, diampuni, dan suka cita damai sejahtera akan mengalir dalam hidup kita, percayalah sepanjang hari itu kita akan dibuat BERHASIL, amin!

Respon 1
PenderitaanNYA, kesakitanNYA dan kematianNYA di kayu salib itulah bukti cintaNYA yang tak ada bandingannya. Dosa kita, penyakit kita, kutuk kita yang ditanggungNYA di atas kayu salib. Dia yang tak berdosa harus menanggung semuanya itu untuk kita semua. KematianNYA di Jumat Agung 2000 tahun yang lalu membuat kita mempunyai hidup yang kekal. Balaslah cintaNYA dengan hidup kita dengan menolak semua dosa yang ingin kembali berkuasa dalam hidup kita. Happy Good Friday, selamat beribadah. Selamat menikmati kasih Tuhan.

Respon 2
Amin! Kehidupan yang disalibkan. Tanpa ada kematian, tidak akan ada kehidupan, tidak akan ada mahkota tanpa salib. 1 Petrus 2:19-21. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah. Kehidupan yang disalibkan. Jadi latih diri kita sendiri, untuk berpaut pada Kristus, kita harus bayar harga, karena itu lari pada firman penderitaan Kristus sebagai teladan, amin! Sarapan pagi bersamaNya, barulah kita tau arti daripada kehidupan yang disalibkan. Kita akan hidup kudus, dan kita akan menang atas dosa. Amin! Selamat berhari Jumat Agung bersama keluarga tercinta. JBU.

Respon 3
God proved His love on the cross. When Christ hung and bled, and died it was God saying to the world – I love you (Anonymous)

Respon 4
Jim Caviezel, pemeran utama film “The Passion” menceritakan bagaimana beratnya proses pembuatan film tersebut. Bagian syuting yang mungkin paling mengerikan, baik bagi penonton dan juga bagi saya, yaitu syuting penyambukan Yesus. Saya gemetar menghadapi adegan itu, karena cambuk yang digunakan itu sungguhan. Sementara punggung saya hanya dilindungi papan setebal 3 cm. Suatu waktu para pemeran prajurit Roma itu mencambuk dan mengenai bagian sisi tubuh saya yang tidak terlindungi papan. Saya tersengat, berteriak kesakitan, bergulingkan sambil memaki orang yang mencambuk saya. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana Yesus masih bisa MENGAMPUNI dan tidak ada sedikitpun makian keluar dari mulutNYA. Dia bukan sekedar mati, tetapi mengalami penderitaan luar biasa yang panjang dan sangat menyakitkan. Pemeran salah satu prajurit Roma yang mencambuki saya itu adalah seorang Muslim, setelah adegan tersebut, ia menangis dan menerima Yesus sebagai Tuhannya. Adegan itu begitu menyentuhnya. Itu sungguh luar biasa. Padahal awalnya mereka datang hanya karena untuk panggilan profesi dan pekerjaan saya, demi uang. Namun pengalaman dalam film itu mengubahkan kami semua. KASIH mengubah segalanya. Bagian-bagian lainnya pun sangat sulit dilakukan, seperti salib yang harus dipikul ternyata sangat berat sehingga tulang bahu saya sempat lepas. Dan bagian waktu di gantung di salib yang hampir melayang nyawa saya karena berjuang melawan dinginnya suhu dan angin, saya ga bisa membayangkan bagaimana DIA bisa bertahan bahkan masih bisa mendoakan, mengampuni, memberkati bahkan menyelamatkan orang lain (orang yang digantung di sebelah Yesus). Saya bangga punya YESUS yang demikian luar biasa KASIHNYA pada manusia padahal saat itu IA 100% manusia. Karakter KASIH dan PENGAMPUNANNYA sungguh LUAR BIASA. Kecewa itu biasa, tetapi memberkati meski dikecewakan, itu LUAR BIASA. Memaafkan itu biasa, tetapi memaafkan meskipun disakiti berkali-kali, itu LUAR BIASA. Jadilah orang yang BIASA, tetapi memiliki sikap dan karakter LUAR BIASA!! Itulah makna kematian dan kebangkitan Yesus.

No comments:

Post a Comment