Thursday, 28 March 2013

28 Maret 2013



28 Maret 2013
Hope For Today: DIA Tuhan yang Menjamin Damai Sejahtera Bagi Kita. (Baca Filipi 4:4-9). Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu (Filipi 4:9). Luar biasa ya: 1 ayat yang sangat memberkati, Tuhan yang adalah SUMBER DAMAI SEJAHTERA akan menyertai kita senantiasa bila kita mendengar! Melihat, menerima, dan mempelajari serta melakukan firmanNya, amin. Adakah Sarapan Pagi kita setiap hari membawa kita semakin mempelajari dan melakukan firmanNya??

Respon 1
Yup… Damai sejahtera itu sudah Tuhan tinggalkan untuk kita sebelum DIA terangkat ke surge. Jadi sebenernya damai sejahtera Tuhan itu sudah ada di dalam hati kita anak-anak Tuhan. Tinggal bagaimana kita MAU mengaktifkan atau tidak. Keputusan ada di tangan kita. Kalo kita mau ON terus ya itu tips dari Rasul Paulus (Filipi 4:4-9) harus dilakukan bukan cuma dibaca dan direnungkan. Selamat pagi dan selamat ON LINE dalam damai sejahtera Tuhan maka kita akan menikmati hari ini. Apapun yang terjadi hari ini kita BISA mengatakan bahwa Tuhan Yesus tetap baik…

Respon 2
RENUNGAN PAGI. Kamis, 28 Maret 2013. Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya. Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang. Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang berseru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosanna di tempat yang maha tinggi!” (Markus 11:7-10). Adakah kita pernah memuji Dia seperti ini? Adakah kita pernah bersorak tinggikan namaNya? Bagaimana dengan hari ini? Adakah sorak itu juga ada? Adakah itu “masih” ada? Atau memang kita bersorak, namun bukan lagi “Hosana” tetapi “Salibkan Dia! Salibkan Dia!” Adakah kekecawan? Adakah kemarahan? Adakah ketidakpuasan padaNya? Adakah rasa muak kita padaNya? Adakah keinginan untuk segera singkirkan Dia dari hidup kita? Tuhan Yesus memberkati.

Respon 3
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab (Ibrani 4:12-13). Selamat beraktivitas. God bless you and fam.

Respon 4
Shalom! Yesus menyucikan Bait Allah (Lukas 19:45-48). Dalam firman pagi ini, semua itu ada di hati kita, sehingga Tuhan mengontrol dalam setiap hati kami, jangan ada tersimpan hal-hal yang datang dari pikiran kita sendiri. Harus bersihkan semuanya. Karena rumah Tuhan atau Bait Allah adalah “hati kita”. Untuk menghadapi besok Jumat Agung. Mari kita ijinkan Tuhan di hati kita untuk membersihkan hati kita masing-masing. Ke-1, jangan tersinggung waktu mendengar firman yang keras dan tajam yang dapat menusuk hati sampai ke tulang dan sumsum. Ke-2, jangan berlaku sombong waktu mendengar firman dan mengatakan: o.. itu sudah aku dengan berulang-ulang. Dan ke-3, mendengar firman jangan hanya terpikat tapi tidak melakukanNya. Mari kita dengan rendah hati minta pada Tuhan ijinkan firmanNya masuk dalam hati kita dan kita mengunyahNya hingga menjadi daging karena kita diciptakan dari firmanNya. Hidup di zaman ini hati-hati jangan sampai kita termasuk orang-orang yang menyalibkan Tuhan Yesus. Amin! Kita berteduh sejenak dan mengatakan aku mengasihiMu! Bersarapanpagilah terus menemui kehendakNya. Amin. JBU.

Respon 5
Shalom, tq ya Cik atas berkatnya… Ya Tuhan adalah Sang Raja Damai buat kita. Bila kita selalu mendengar melakukan perintahNya, kita akan mengalami damaiNya dan hidup kita akan sejahtera. Amin. YHBU all.

Respon 6
Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini (Mazmur 12:7-8). Tidak perlu kita berusaha agar janjiNYA digenapi dalam hidup kita. TUHAN yang berjanji, TUHAN yang menepatinya. Janji yang murni dan teruji. JanjiNya adalah ya dan amin. Enjoy His blessings.

No comments:

Post a Comment