Thursday, 21 March 2013

21 Maret 2013



21 Maret 2013
LIDIA (Kisah Para Rasul 16:13-18). Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus (Kisah Para Rasul 16:14). Baca ayat 13-18, adakah kita seperti “Lidia”? Seorang yang berhasil dalam pekerjaannya dan juga pelayanannya? Mari saudaraku kita belajar dari Lidia: melalui Sarapan Pagi setiap hari kita belajar “memuliakan Allah dalam pekerjaan kita maupun pelayanan kita yaitu saling membangun satu dengan yang lain” amin.

Respon 1
Pagi bahagia. Pagi penuh senyum ceria dengan rasa syukur dan berkah. Selalu tenang dan sabar dalam menyikapi setiap masalah yang terjadi akan membuat kita bisa tersenyum dengan bahagia. KETENANGAN. Ada pepatah mengatakan bahwa “air tenang menghanyutkan”. Mari kita lihat air di tengah lautan. Ombak besar kerap kita jumpai di bibir pantai namun sangat jarang kita melihat ombak itu di tengah lautan. Semakin tenang air di tengah lautan, itu pertanda bahwa kedalaman laut lebih dalam dari yang kita perkirakan. Banyak orang yang meledak emosinya ketika baru tersulut oleh masalah yang kecil. Banyak orang yang tidak terima akan perlakuan orang lain terhadap dirinya. Mereka akan lebih memilih untuk mencari kepuasan dengan jalan membalas dendam. Jadilah seperti air yang tenang yang memiliki kesabaran sedalam dan seluas samudera. Saat seseorang menyulut masalah dalam kehidupan kita jadilah seperti air yang mampu menyejukkan hati. Air mampu memadamkan api, demikian juga ketenangan mampu meredakan segala macam amarah yang ada di dalam setiap hati. Dengan hati yang sabar dan penuh kasih, orang yang tenang dalam menyikapi setiap masalah yang ada, bukan berarti bahwa kita menyerah terhadap situasi yang ada. Namun dengan ketenangan, maka sesungguhnya kita percaya bahwa segala sesuatu ada jalan keluar dalam kehidupan kita. Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin. God bless you.

Respon 2
Kita memegang teguh pengharapan yang telah kita terima di dalam Kristus karena Allah kita setia. Di dalam Dia kita dapat mempercayakan apapun dan segalanya yang akan kita hadapi hari ini dan sampai selamanya, GBU.

Respon 3
Ya amin. Pagi ini kita ijinkan Tuhan masuk dalam setiap hati kita. Yang betul-betul murni karena disitulah firman mendapat tempat dan mau tinggal di dalamNya. Yohanes 1:1-8. Kuasa firman yang mengubah seluruh hidup kita, minta hikmat pada Tuhan untuk dapat pengertian ijinkan Tuhan masuk dalam hati kita, selidiki apakah aku dalam kasihMu, ingat kasihMu sukacitaku. Ingat janjiMu semangatku. RohMu selalu menegakkanku, karena Tuhan adalah tujuan hidup kita, mari kita terus miliki kuasaNya. Firman yang dapat mengubah hati dan juga mengubah kota kami. Kami mau selalu membawa mandat Tuhan dalam hidup kami. Pastikan berkorban bagi suatu ketaatan menjadi jawaban dan terang bagi sekeliling kita dan keluarga kita (Ibrani 11:1-3). Amin! Sarapan pagi bersama Yesus memberi terangNya untuk kita jalan bersama Dia dan lebih bersemangat berkarya. Jbu.

Respon 4
Dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami (1Samuel 17:47). Ketika Daud mengalahkan Goliat, batu dan umban itu hanya sarana saja. Tetapi yang sesungguhnya ditangan Tuhanlah pertempuran. Sekecil apapun pekerjaanmu, tidak perlu cemas karena itu hanya sarana saja, Tuhanlah yang menjadikan kita berhasil.

Respon 5
Ketika melihat bintang itu, mereka sangat bersukacita (Mat 2:10). Seperti bintang timur yang menuntun orang Majus untuk menemui sang Raja, membawa persembahan, dan sujud menyembah kepadaNya, kita adalah bintang dunia pada masa kini. Kita mendapatkan tugas istimewa untuk menuntun orang kepada Sang Raja dan mempersembahkan diri mereka sendiri sebagai persembahan yang hidup bagiNya. Apabila kita mengerti nilai jiwa-jiwa di hidup Kristus, maka kita akan mengedepankan pemberitaan kabar baik lebih dari berkubang dalam rasa sakit hati dan berbagai persoalan pribadi. Kita adalah sinar terang yang Tuhan gunakan untuk mewartakan sukacita bagi dunia ini. Kita masing-masing pasti memiliki kesaksian tentang Kristus yang dapat dibagikan. Kita dapat berdoa agar Tuhan hari ini membukakan jalan untuk membagikannya kepada orang yang kita temui. Kita dapat menjadi bintang yang bersinar di dunia dan menuntun banyak jiwa kepadaNya. JCBU all. Tetap antusias.

No comments:

Post a Comment