Sunday, 1 June 2014

Kata Pengantar


Akhir-akhir ini saya banyak belajar mengenai ke-aku-an. Sungguh bukan hal yang mudah ketika musuh yang kita hadapi adalah diri sendiri, keegoan manusia – keinginan untuk membuktikan diri.
      Tetapi ego manusia bukanlah sikap hati yang menyenangkan hati Tuhan. Tuhan suka dengan orang-orang yang rendah hati, kebalikan dari sifat dasar manusia yang egosentris. Contoh terbaik dari Alkitab adalah Tuhan Yesus sendiri “yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosong-kan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.” (Efesus 2:6-7)
            Seorang yang rendah hati memiliki sikap hati yang melayani dan mau dibentuk. Tuhan  Yesus memberikan banyak teladan selama Ia turun ke bumi untuk menggenapi rencana Allah. Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya, Ia taat sampai mati di kayu salib, bahkan ketika Ia tergantung di kayu salib, Ia masih mendoakan orang-orang yang berlaku jahat terhadap-Nya! Bila kita memakai kekuatan kita sendiri, memakai kapasitas kasih seorang manusia, maka kita tidak dapat melakukannya. Mintalah kepada Allah supaya kita diberi kekuatan dan diberi hati yang baru yang penuh dengan kasih Bapa, maka Ia akan memberikan kepada mereka yang meminta. “Karena setiap orang yang meminta, meneri-ma dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” (Lukas 11:10)

      Tetap semangat dan tetap berkarya di dalam kuat kuasa Roh Kudus! Tuhan Yesus memberkati J.
Siu Siang

No comments:

Post a Comment