Tuesday, 17 June 2014

17 Juni 2014



Matius 5:39, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.” Bila kita diperlaku-kan secara tidak adil jangan membenci, tetapi harus menunjukkan respon yang memperlihat-kan bahwa kita memiliki pendirian yang berpusat pada Kristus? Haruskah tindakan kita sedemikian rupa? Sikap kita terhadap mereka harus tetap baik? Sehingga mereka boleh menerima Kristus sebagai Juruselamat-Nya! Amin.


Respon 1
Banyak orang yang berkata tentang aku: “Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah.” Sela Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela (Mazmur 3:3-5).

Respon 2
Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Firman Tuhan ini mengada-ada ya. Orang ditampar pipi kiri kok suruh memberikan pipi kanan. Kalau aku ya di tampar pipi kiri, tak tampar pipi kananmu. Itu karena aku manusia biasa yang suka tidak terima ketika ke aku-anku di usik. Tamparan bukan hanya arti yang sesungguhnya, bisa juga berarti kata-kata yang tidak enak menurut kita. Seringkali kita kalau disinggung akan mencari-cari kesempatan gimana caranya membalas. Padahl firman Tuhan mengatakan pembalasan adalah hakKu. Kita tidak berhak membalas yang jahat dengan yang jahat tapi kasihilah musuhmu dan doakanlah. Secara manusia semua itu mustahil karena kita punya ego yang tinggi yang menuntut orang lain baik pada kita, tapi Tuhan mengajak kita menjadi orang yang berbeda dengan orang dunia yang lain, kita diajak untuk menyerahkan ego kita di altarnya Tuhan supaya kita bisa jadi pelaku firman yang menurut dunia itu tidak mungkin. Sudahkah pagi ini kita siap dibentuk Tuhan menjadi manusia yang berkenan dihadapan-Nya?

JESUS BLESS
 

No comments:

Post a Comment