Matius 5:39, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu
melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar
pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.” Bila kita diperlaku-kan
secara tidak adil jangan membenci, tetapi harus menunjukkan respon yang
memperlihat-kan bahwa kita memiliki pendirian yang berpusat pada Kristus? Haruskah
tindakan kita sedemikian rupa? Sikap
kita terhadap mereka harus tetap baik? Sehingga mereka boleh menerima Kristus sebagai
Juruselamat-Nya! Amin.
Respon 1
Banyak orang yang
berkata tentang aku: “Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah.” Sela
Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku
dan yang mengangkat kepalaku. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia
menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela (Mazmur 3:3-5).
Respon 2
Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah
kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang
menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Firman Tuhan ini
mengada-ada ya. Orang ditampar pipi kiri kok suruh memberikan
pipi kanan. Kalau aku ya di tampar pipi kiri, tak tampar pipi kananmu. Itu karena
aku manusia biasa yang suka tidak terima ketika ke aku-anku di usik. Tamparan
bukan hanya arti yang sesungguhnya, bisa juga berarti kata-kata yang tidak enak
menurut kita. Seringkali kita kalau disinggung akan mencari-cari kesempatan
gimana caranya membalas. Padahl firman Tuhan mengatakan pembalasan adalah hakKu.
Kita tidak berhak membalas yang jahat dengan yang jahat tapi kasihilah musuhmu
dan doakanlah. Secara manusia semua itu mustahil karena kita punya ego yang
tinggi yang menuntut orang lain baik pada kita, tapi Tuhan mengajak kita
menjadi orang yang berbeda dengan orang dunia yang lain, kita diajak untuk
menyerahkan ego kita di altarnya Tuhan supaya kita bisa jadi pelaku firman yang
menurut dunia itu tidak mungkin. Sudahkah pagi ini kita siap dibentuk Tuhan
menjadi manusia yang berkenan dihadapan-Nya?
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment