Amsal 18:21, “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka
menggemakannya, akan memakan buahnya.” Setiap kita punya Roh Kudus yang
akan memampukan kita untuk berkata-kata dengan baik, kata-kata yang membangun,
kata-kata yang punya kuasa sehingga dapat menguatkan orang lain! Amin. Sudahkah
perkataan kita adalah perkataan yang powerful
/ membangun / positif & menjadi berkat
buat sahabat-sahabat kita? Semangat berkata-kata positif.
Respon 1
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam
di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati
bait-Nya. Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia
menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas
gunung batu. (Mazmur 27:4-5).
Respon 2
SAAT TEDUH. Senin, 30 Juni 2014. Praise God. “Lihat,
Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu
mengetahuinya?” (Yesaya 43:19). Ada 1 hal yang perlu kita perhatikan secara
khusus, penghalang untuk kita mengalami hidup penuh damai sejahtera yaitu masa
lalu. Memang kita bisa belajar dari masa lalu tapi tidak membiarkan masa lalu
mengendalikan & memenjarakan kita. Dan penjara yang dapat menyebabkan luka
paling menyakitkan dalam hidup kita adalah selalu melihat masa
lalu. Luka yang tidak akan pernah sembuh &
kita akan terus membawa-nya sampai kita bisa merdeka dari kendali masa lalu. Kita
bahkan berpikir dengan melihat masa lalu kita akan menemukan cara untuk sembuh
dari luka itu, berandai-andai jika waktu itu bisa diulang kembali maka kita
akan pakai kesempatan itu untuk mengubahnya. Tapi karena kita tidak akan pernah
berhasil mengulang masa lalu, kita justru akan tenggelam di masa lalu &
hancur, ketimbang sembuh. Orang yang selalu melihat masa lalu tidak akan
merasakan damai sejahtera karena tidak alami kemerdekaan dari kendali masa
lalunya yang memenjarakannya. Bagaimana cara merdeka dari penjara: 1. Ubah
fokus hati kepada Tuhan. “Jikalau engkau ini menyediakan hatimu & menadah-kan
tanganmu kepada-Nya” (Ayub 11:13 & 15-16). 2. Melihat ke depan &
percaya rencana-Nya. “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru” (Yesaya
43:19). Kita memiliki masa depan yang besar terbentang di
hadapan kita dimulai
dengan kita mendekat kepada-Nya, hadapi dunia dalam damai sejah-tera-Nya &
ijinkan Ia melakukan sesuatu yang luar biasa melalui kita. Masa lalu kita
bukan-lah masa depan kita jika kita mau ubah fokus. Selamat pagi. Tuhan Yesus
memberkati.
Respon 3
Mazmur 46:2, Allah
itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan
sangat terbukti! Yesus terbukti penolong yang sejati. Mulutku penuh dengan
pujian. Makasih Yesusku! Samuel Sianto (SS) – YESTOYA Malang.
Respon 4
Syalom. Amin. “Takut
akan Allah mendatangkan hidup, maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa
malapetaka.” (Amsal 19:23). Terima kasih Ibu Siu untuk firman hari ini, selamat
malam dan selamat bristirahat Tuhan memberkati Ibu dan keluarga.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment