2 Tawarikh 20:21, “Setelah ia berunding dengan rakyat, ia
mengangkat orang-orang yang akan
menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang
semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berka-ta:
“Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih
setia-Nya!” Ketika kita
memiliki banyak masalah jangan segan-segan untuk terus memuji & menyembah
Tuhan sebab ADA KUASA didalam pujian
yang kita naikkan sehingga Roh kita diperbaharui, kita diberi kekuatan &
semamgat baru, sehingga dalam menyelesaikan masalah cara pandang kita menjadi
berbeda & pada akhirnya Tuhan akan campur tangan dalam kita mengambil
keputusan. Jadikan pujian & penyembahan sebagai senjata didalam kita
menghadapi masalah, Amin!
Respon 1
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa
yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.
(Lukas 1:45) Only believe!
Respon 2
2 Tawarikh 20:21,
Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan
menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak
pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata:
“Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih
setia-Nya!” Yosafat di kepung 3 kerajaan. Itu berarti masalah sedang datang
bertubi-tubi, 1 kerajaan saja harus berperang sekuat tenaga apalagi ini 3
kerajaan, tapi Yosafat mengambil keputusan yang susah diambil saat orang dalam
kesusahan, dia malah memuji kebesaran Tuhan. Saat kita ditimpah masalah
seringkali kita mengasihani diri sendiri, mengeluh kenapa kok ini terjadi pada
diriku, menyalahkan Tuhan aku kan sudah habis-habisan buat Engkau tapi kok aku
kayak gini terus,
merasa Tuhan tidak adil dia yang tidak berbuat apa-apa diberkati senang terus
aku yang ikut Tuhan kok masalah nggak selesai-sekali, mengeluh mengeluh dan me-ngeluh.
Apa yang kita dapat? Ya masalah ti-dak selesai malah stres ujung-ujungnya rumah
tangga berantakan, usaha hancur, pelayanan hilang, dll. Cobalah cara Yosafat
dalam menghadapi masalah yaitu dengan memuji kebesaran Tuhan supaya pikiran dan
hati kita dipenuhi damai sejahtera dan kita dituntun Tuhan dalam menyelesaikan
setiap masalah supaya kita beroleh kemenangan. Selamat memuji Tuhan.
Respon 3
RENUNGAN PAGI. Selasa, 10 Juni 2014. Firman-Nya: “Ambillah
anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah
Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu
gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”
(Kejadian 22:2). Seandainya
kita tidak diberi mungkin tidak ada masalah bagi kita tidak mempunyai pun serasa
tidak apa-apa tetapi bagaimana bila Tuhan minta apa yang sudah kita miliki?
Misalnya sebagian dari berkat yang sudah Tuhan berikan pada kita? Bagaimana
sikap kita atas berkat-berkat yang dari Tuhan? Akankah kita mencengkeramnya / memegangnya
kuat-kuat hanya untuk kita? Atau menggunakannya sesuai kehendak-Nya? Tuhan Yesus
memberkati.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment