Tuesday, 10 June 2014

10 Juni 2014


2 Tawarikh 20:21, “Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang  akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berka-ta: “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” Ketika kita memiliki banyak masalah jangan segan-segan untuk terus memuji & menyembah Tuhan sebab ADA KUASA didalam pujian yang kita naikkan sehingga Roh kita diperbaharui, kita diberi kekuatan & semamgat baru, sehingga dalam menyelesaikan masalah cara pandang kita menjadi berbeda & pada akhirnya Tuhan akan campur tangan dalam kita mengambil keputusan. Jadikan pujian & penyembahan sebagai senjata didalam kita menghadapi masalah, Amin!

Respon 1
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan,  akan  terlaksana.  (Lukas 1:45)  Only believe!


Respon 2
2 Tawarikh 20:21, Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” Yosafat di kepung 3 kerajaan. Itu berarti masalah sedang datang bertubi-tubi, 1 kerajaan saja harus berperang sekuat tenaga apalagi ini 3 kerajaan, tapi Yosafat mengambil keputusan yang susah diambil saat orang dalam kesusahan, dia malah memuji kebesaran Tuhan. Saat kita ditimpah masalah seringkali kita mengasihani diri sendiri, mengeluh kenapa kok ini terjadi pada diriku, menyalahkan Tuhan aku kan sudah habis-habisan buat Engkau tapi kok aku

kayak gini terus, merasa Tuhan tidak adil dia yang tidak berbuat apa-apa diberkati senang terus aku yang ikut Tuhan kok masalah nggak selesai-sekali, mengeluh mengeluh dan me-ngeluh. Apa yang kita dapat? Ya masalah ti-dak selesai malah stres ujung-ujungnya rumah tangga berantakan, usaha hancur, pelayanan hilang, dll. Cobalah cara Yosafat dalam menghadapi masalah yaitu dengan memuji kebesaran Tuhan supaya pikiran dan hati kita dipenuhi damai sejahtera dan kita dituntun Tuhan dalam menyelesaikan setiap masalah supaya kita beroleh kemenangan. Selamat memuji Tuhan.

Respon 3
RENUNGAN PAGI. Selasa, 10 Juni 2014. Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung  yang  akan  Kukatakan   kepadamu.” 
(Kejadian 22:2). Seandainya kita tidak diberi mungkin tidak ada masalah bagi kita tidak mempunyai pun serasa tidak apa-apa tetapi bagaimana bila Tuhan minta apa yang sudah kita miliki? Misalnya sebagian dari berkat yang sudah Tuhan berikan pada kita? Bagaimana sikap kita atas berkat-berkat yang dari Tuhan? Akankah kita mencengkeramnya / memegangnya kuat-kuat hanya untuk kita? Atau menggunakannya sesuai kehendak-Nya? Tuhan Yesus memberkati.
 

JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment