29 Agustus 2013
Melayani Sesama. “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih,
berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab
kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”
(1 Korintus 15:58). Pelayanan sekecil apapun yang kita lakukan dalam Tuhan
“Sangat Berharga” dihadapan-Nya! Kita melayani “Tuhan” DENGAN Melayani
“Sesama”, Sudahkah saudara terlibat dalam Pelayanan? Khusunya Melayani
jiwa-jiwa / Memuridkan & Memultiplikasi?
Respon 1
Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini
tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.” (Matius 19:26). TAKUT
membuat semuanya jadi kelihatan tidak mungkin. IMAN membuat semuanya jadi
mungkin. TAKUT membuat kita melihat Tuhan yang kecil. IMAN membuat kita melihat
Tuhan yang besar.
Respon 2
Tidak seorangpun menmbalkan secarik kain yang belum susut
pada baju yan tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju
itu, lalu makin besarlah koyaknya. Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan
ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak
sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru
disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah
kedua-duanya. (Matius 9:16-17). Pernahkah kita merasa begitu sulitnya saat kita
beritakan “kabar baik”? pernahkah kita
merasa begitu sulitnya mengajak orang “berbuat baik”? apa yang kita lihat?
Adakah kita merasa mereka masih mengenakan “baju tua”? adakah kita merasa
mereka masih memegang “kantong kulit tua”? Mereka harus “ganti” terlebih dahulu?
Sering tanpa kita sadari hanya mereka yang kita lihat bagaimana dengan kita?
Jangan-jangan keangkuhan kita yang belum “susut”, kesombongan kita yang belum
“susut”, sok suci kita yang belum “susut”. Mari kita renungkan. (Mazmur 62:2).
Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Usahakan
hidupmu dekat Allah agar kita menikmati ketenangan hidup. Selamat pagi ,Tuhan Yesus
memberkati.
Respon 3
Ya amin! Yohanes 5:14 bukan doa pergumulan terus tapi kita
bangkit pergi untuk menyatakan kebesaran Kristus karunia yang paling menonjol
yaitu iman, kita harus berpengaruh bagi kebenaran-Nya bukan dengan
bahasa-bahasa sanggih tapi menyuarakan suara Bapa. (Yohanes 5:14). Amin! Kita
jangan hanya semata berdoa untuk keperluan kita firman tidak menetap dalam
kita. Selamat berkarya dalam Tuhan. JBU.
No comments:
Post a Comment