11 Agustus 2013
Berada Di Satu Gereja
Lokal Membuat Kita Bertumbuh. Efesus 2:19-22, “Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan
sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang
dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai
batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait
Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan
menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.” Sebagai Duta Kasih Karunia,
yang telah diselamatkan, kita mendapat kemudahan karena HIDUP di bawah KASIH
KARUNIA dan Allah mengasihi setiap manusia di dunia ini. Sudahkah kita membawa
orang-orang yang baru mengenal DIA menjadi bagian atau terintegrasi dalam satu
Gereja Lokal? Atau menjadi bagia dari Komunitas Kasih KaruniaNya yatiu
GEREJA-NYA?? Karena kita adalah satu keluarga, Tuhan Yesus menjadi Kepala dan
kita menjadi anggota-anggotaNya karena hidup kita didasarkan pada firman Tuhan
maka rohani kita didasarkan pada firman Tuhan, maka rohani kita dapat bertumbuh
dan berbuah!
Respon 1
“…tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.” Amsal 12:24.
Ciri kemalasan adalah melakukan dengan hati terpaksa. Nah, apakah kita sedang
terpaksa melayaniNya? MelayaniNya adalah sebuah kehormatan bagi kita. Karena
Diapun tidak ada sedikitpun mengasihi kita dengan hati terpaksa. Karya salib
adalah bukti yang dilakukanNya dengan cinta dan bukan dengan hati terpaksa. Ayo
jangan malas dalam melayani dan mengasihi Dia!! Selamat beribadah!
Respon 2
RENUNGAN PAGI. Minggu, 11 Agustus 2013. “Dengarlah ini, kamu
yang menginjak-injak orang miskin, dan yang membinasakan orang sengsara di
negeri ini dan berpikir: "Bilakah bulan baru berlalu, supaya kita boleh
menjual gandum dan bilakah hari Sabat berlalu, supaya kita boleh menawarkan
terigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal, berbuat curang dengan neraca
palsu, supaya kita membeli orang lemah karena uang dan orang yang miskin karena
sepasang kasut; dan menjual terigu rosokan?" TUHAN telah bersumpah demi
kebanggaan Yakub: "Bahwasanya Aku tidak akan melupakan untuk seterusnya
segala perbuatan mereka!” (Amos 8:4-7). Adakah kita juga melakukan hal yang
sama? Saat Sabat mereka memang taat tapi sesudah itu? Bagaimana dengan kita?
Adakah kita hanya baik saat di persekutuan doa? Hanya baik saat doa puasa?
Hanya baik saat di gereja? Bagaimana di luar itu? Bagaimana sesudah itu? Tuhan
Yesus memberkati.
Respon 3
“Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk
menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang
masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi
bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.” (Yes
49:6).
Respon 4
Dari Tuhan Yesus. Amin. Kita harus menyadari untuk
mengatakan harus senantiasa bersukacita dalam Tuhan, selamat berhari minggu dan
bersukacita bersama keluarga tercinta, amin! GBU.
No comments:
Post a Comment