Monday, 19 August 2013

19 Agustus 2013



19 Agustus 2013
Menjadi MURID “Punyailah KEMAUAN” untuk BELAJAR/DIBENTUK. Filipi 3:8, “Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.” Masa lalu yang buruk bukan merupakan hambatan bagi Rasul Paulus untuk hidup lebih baik lagi bagi Tuhan! Demikian juga kita sebagai murid-murid Tuhan Yesus adalah orang-orang yang harus bangkit dari kegagalan/kesalahan masa lalu agar memperoleh hidup yang “Lebih Baik” yaitu dengan belajar dan terus belajar memperbaiki diri yaitu dengan hidup lebih dekat MAU DIBENTUK/DIPROSES sesuai dengan kehendakNya, amin!

Respon 1
…Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. (Yakobus 5:16-17). Ketika kita sungguh-sungguh berdoa, kita sedang melepaskan kuasa supranatural Tuhan dalam hidup kita. Mulailah harimu yang baru dengan DOA!

Respon 2
Setiap kali kita memakai nama Yesus, penting untuk mengingat apa yang alkitab katakan tentang kuasa nama dari Nama itu: 1) nama-Nya mempunyai kuasa untuk menyelamatkan (Kis 4:12). 2) Ketika kita bersama orang lain dalam nama-Nya, Yesus berjanji hadir di sana (Mat 18:20). 3) Nama-Nya membawa kesembuhan (Kis 3:6; Kis 4:10). 4) Nama-Nya memerdekakan kita (Mrk 16:17). Good morning. Have a nice day.

Respon 3
Syalom. Dahsyat sekali karena TUHAN berkenan menjaga umatNya seperti biji mata. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi. (Yosua 1:9) Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas, TUHAN selalu memberkati Ibu dan keluarga.

Respon 4
Ya amin! Galatia 5:1-6 supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat. Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia. Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan. Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti. Memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu menggunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk hidup dalam dosa, tapi kalau sunat itu kita bilang untuk kebersihan, itu boleh-boleh aja kalau kita anggap karena hukum taurat itu dosa. Waspadalah! Waspadalah Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan. Kan Tuhan Yesus telah mati dan bangkit untuk melepaskan dari seluruh hak perhambaan. Kita sudah hidup baru bersama Dia. Selain itu orang Kristen tapi masih percaya huensui yang rumah harus beginilah, begitulah, ada juga mengatakan rumah tusuk sate itu tidak bagus honshui-nya. Itu semua ritual nenek moyang kan? Jadi kita hanya ikuti satu jalan yaitu Yesus adalah Tuhan yang menghidupkan kita dalam Roh dan Kebenaran, amin! JBU.

No comments:

Post a Comment