28 Agustus 2013
BERANI MENDERITA DEMI
NAMA TUHAN. 2 Timotius 2:3, “Ikutlah
menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.” (Baca:
ay. 1-13). Tidak seorang pun di dunia ini mau menderita, entah ia adalah orang
kaya/miskin. Semua orang cenderung memilih untuk hidup senang dan nyaman. Namun
Paulus memberitahukan: punyailah KEBERANIAN
untuk MENDERITA sebagai Prajurit
Tuhan yang baik dan menyenangkan Komandan kita yaitu Yesus Kristus. KEBERANIAN untuk BERDISIPLIN seperti olahragawan, BERANI untuk MENABUR, BEKERJA
KERAS, sampai melihat HASILnya. Untuk itulah Yesus menjadi teladan dalam
hal KEBERANIAN untuk menderita, hidup disiplin, hidup berbagi kepada 12
muridNya dan melayani orang banyak. Dan Yesus adalah PEMENANG. Paulus menjadi
teladan karena dia BERANI “menderita” bagi Kristus. Jadi apakah saudara
bersedia mengikuti jejak mereka? Pernahkah saudara “menderita” karena melayani
Tuhan? Tetap semangat, tetap miliki KEBERANIAN untuk MENDERITA bagi Kristus.
Respon 1
Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian
dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh
karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan. (Wahyu 4:11). Ketika
membeli barang elektronika akan mendapat buku manual & kartu garansi. Jika
terjadi sesuatu dengan barang tersebut maka kita akan kembalikan kepada
dealernya. Sama dengan hidup kita, bila terjadi sesuatu kenapa tidak kembali
kepada Sang Pencipta? Jesus is there for you…
Respon 2
RENUNGAN PAGI. Rabu, 28 Agustus 2013. 1 Petrus 4:7 “Kesudahan
segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang,
supaya kamu dapat berdoa.” Bila permasalahan hidup menghadang perjalanan hidup
kita, ingat nasihat Firman Tuhan, KUASAILAH DIRIMU agar kamu dapat berdoa.
Selamat pagi.
Respon 3
Ya amin! Siapakah yang memerintah kota adalah Gereja? Karena
Gereja itu punya kuasa Tuhan karena kalau bukan Tuhan yang memerintah kota,
sia-sialah kita itu. Oleh sebab itu kita pilih pemimpin yang takut akan Tuhan
dan punya kekonsistenan (Matius 16:19). Amin! Selamat berkarya dalam Yesus.
JBU.
No comments:
Post a Comment