21 Agustus 2013
Menjadi Murid Tuhan,
“Menyangkal Diri & Pikul Salib”. Lukas 9:23, “Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut
Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut
Aku.” Bagaimana sikap kita ketika hal-hal buruk menimpa kita? Bila kita mau
menjadi murid Kristus, kita harus memikul salib setiap hari dan mengikut Yesus.
Salib di sini bukan “kematian badani”
melainkan “kematian lain” yaitu
kematian terhadap EGO kita setiap hari.
Salib berarti “Persilangan”. Ketika kehendak kita bersilangan dan kita memilih
untuk melakukan kehendak Allah, maka di situlah salib terjadi. Kita tidak
mungkin menanggung penderitaan badani demi Kristus bila kita tidak mengalami
kematian EGO setiap hari. Kematian EGO setiap hari adalah kunci yang mampukan
kita untuk menanggung “penderitaan & kematian” yang sesungguhnya. Apakah
saudara sudah mengalami “Persilangan” dengan kehendak Allah?
Respon 1
Syalom. Amin… “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun
juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain
yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
(Kisah Para Rasul 4:12). Terima kasih Ibu Siu untuk firman Tuhan, selamat
beraktivitas, kiranya TUHAN selalu memberkati Ibu dan keluarga dalam tugas dan
tanggung jawab.
Respon 2
Melihat KE BELAKANG membuat kita menyesal. Melihat
SEKELILING membuat kita takut. Melihat KEDALAM membuat kita kuatir. Tetapi
orang benar hidup karena IMAN. Sebab hidup kami ini adalah hidup karena
percaya, bukan karena melihat (2Korintus
5:7).
Respon 3
RENUNGAN SUBUH. Rabu, 21 Agustus 2013. Kadang permasalahan
hidup diijinkan Tuhan menghadang perjalanan hidup kita dengan tujuan agar
kepercayaan kita pada Tuhan makin besar, sehingga kita bersandar total pada
Tuhan. Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah
bersandar kepada pengertianmu sendiri. Selamat pagi, GBU.
No comments:
Post a Comment